Story cover for The Main Character by ftrynsh
The Main Character
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Sep 25, 2021
Seorang anak kecil terbaring tak berdaya di sebuah ruangan, ia menatap sekelilingnya, gelap. Semuanya gelap. Kepalanya pusing, tangannya perih, seluruh badannya terasa remuk. Dia ingin menjerit sekencang-kencangnya, tapi suaranya habis. Dia ingin menangis sejadi-jadinya, tapi matanya lelah mengeluarkan air. Sesak. Dadanya sesak. Dia ingin sembuh, dia ingin tidak merasakan apa-apa lagi. Sampai dia merasa bahunya ditepuk...

"Tak apa nak, Tuhan sangat menyayangimu."

Lega. Rasa sakitnya hilang.
All Rights Reserved
Sign up to add The Main Character to your library and receive updates
or
#453frienship
Content Guidelines
You may also like
RUMAH KITA by MuktaharaMukhatara
8 parts Complete
Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita
You may also like
Slide 1 of 9
ALBARISUS ✔ cover
Rindu rumah [END] cover
Deep Wound cover
Place That Called Home  cover
Between us  cover
Desir Arah cover
BINTANG 1117 cover
transmigrasi: Altharka (END) cover
RUMAH KITA cover

ALBARISUS ✔

43 parts Complete

Mendekatlah, biar kuceritakan padamu sebuah kisah tentang seorang anak yang hatinya setegar karang, senyumnya seputih salju hingga dapat memukau dirimu, serta tatapan netra indahnya yang dapat menenangkan jiwamu. Ini tentang Rafa, seorang remaja laki-laki yang terus berusaha mendekat walau Bunda enggan melirik. Seorang anak di mana sang Bunda selalu menuntut agar ia mengembalikan seseorang, juga Ayah yang memilih untuk menyuruhnya melangkah pergi dari rumah. Ya, ini tentang Rafa. Rafa yang selalu menunggu Bunda dan Ayah kembali memeluknya seperti dulu, sebelum kejadian 2 tahun lalu. Sebelum orang yang sama-sama mewarisi sebagian besar dari dirinya pergi tanpa menunggu yang lain melihatnya membuka mata untuk terakhir kali.