Adeeva

Adeeva

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
"Sampai kapanpun gue gak akan pernah cinta sama lo!!"Ucap Arkan sambil menunjuk wajah Deeva "Lo itu cuma pengganggu di kehidupan gue!gue bener-bener muak bangett sama loo!" "Lo rela jadi cewek gampangan cuma karena perjuangin gue?!ck emang pantes sih cewek kayak lo disebut cewek gampangan!"Ucap Arkan merendahkan Deeva "Gue peringatin sama lo!gue bukan cewek gampangan!gue punya harga dirii!!dan eloo!cowok brengsekk yang gue temuin dihidup gue!"Ucap Deeva tak terima direndahkan oleh Arkan "Ohh yaa!dan satu lagi.Hati gue udah ada yang milikin!jadi mending lo stop buat ngejar-ngejar gue!" "Emang lo gak bisa liat sedikitt aja perjuangan gue Arr,perjuangan gue kurang buat lo??" "Dari dulu gak ada yang nyuruh lo buat suka sama gue!jangan buat gue tambah ilfill ya sama sikap lo!!" "Karna gue cinta sama cewek yang jauh berbeda dari lo!" "Siapa?siapa yang udah berhasil ngisi hati lo Arr?"Tanya Deeva dengan tangis pilunya "Diaa KAIRA"Jawab Arkan Dua kata itulah yang mampu membuat Deeva hancurr!. "Kenapa lo harus suka sama dia?? Kenapa haruss diaa??!!"Teriak Deeva histeris Siapa KAIRA? 😭 👍Cuss lahh langsung baca ajaa daripada penasaran kann 👉Btw ini asli dari otak gue yaa..gak ada copy copy an.
All Rights Reserved
#965
sick
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • They Don't Know About Me!!!
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • AL - TA [END]
  • WHO ?
  • My Friend Is My Strength
  • AKSA
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • ZATARFA (Tamat)

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines