PENA TERAKHIR

PENA TERAKHIR

  • WpView
    Reads 131
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 20, 2021
Kisah anak perempuan dengan kakak laki-laki yang sangat perhatian, beserta sahabat laki-lakinya yang selalu menemani. Cerita masa lalu yang kembali terkuak dan membuatnya penasaran akan kejadian yang sebenarnya. Sudah melupakan namun seolah-olah diingatkan pada masa lampaunya. Pertemuannya dengan seorang perempuan yang notabenenya adalah teman SMP nya. "lo penyebab keluarga gue hancur" Hubungan pertemanannya masih terjaga, bahkan sering kali bertukar kado dihari ulang tahun. "mungkin ini pena terakhir dari gue, bukan gue pergi tapi pena ini yang bakal nemenin lo setiap waktu" Jangan lupa Instagramnya @adeviaellin_ Setiap Jumat akan diupload quotes atau puisi di @cerin_ceritaellin Happy Reading 😊
All Rights Reserved
#14
peta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • EVIDEN (Republish)
  • Kalevi
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Lulu
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Lingering Sadness
  • HIDDEN I (The End)

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines