Cherry Between Thorns - ON GOING

Cherry Between Thorns - ON GOING

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 2, 2025
╰┈➤ Cherry di Antara Duri ✧˚ · . --- Ketidaksengajaan yang terjadi di tengah malam itu menjadi awal dari hubungan yang tak terduga-canggung, aneh, namun perlahan menghadirkan kenyamanan yang sulit dijelaskan. Seiring waktu, mereka mulai berbagi canda, tawa, dan bahkan luka-luka terdalam yang selama ini disembunyikan. Dalam kehangatan kebersamaan, cinta pun tumbuh di antara mereka. Namun, kisah indah itu hanyalah permulaan. Di balik senyum dan kebahagiaan yang mereka bangun, tersembunyi banyak kebohongan yang menunggu untuk terbongkar. Masa lalu yang kelam dan penuh dendam perlahan kembali menghantui, meruntuhkan hubungan yang sempat begitu harmonis hingga berserakan dalam kepingan-kepingan luka. --- Update setiap hari Minggu pukul 20.00 WITA. By eana
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Come Back to Me (Completed)
  • THE FRIEND[S] : Who You? √
  • Parts of You
  • The Red Angkot
  • Ineffable [HunRene]
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • The Wolf of Red Umbrella
  • Save The Marriage (Sudah Ada Di Play Store)
  • Keyna Lover [REVISI]
  • WOUND [BLUESY : JENO-KARINA] (REVISI)

Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines