Senja Beradu Kopi Rindu

Senja Beradu Kopi Rindu

  • WpView
    Membaca 8
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 26, 2021
Pada saat senja yang beradu dengan kopi dan rindu. Senja yang merekah merah, pahit kopi yang menenangkan hati, rindu pula yang membuat bertanya. Pada saat senja mulai hilang dan kopi yang belum habis serta rindu yang yang tak kunjung temu. Pada saat senja mulai datang dan hilang kopi yang masih saja tetap pahit. Dan rindu yang terseret seperti ombak yang membawa air pergi dan hingga kini belum kembali ketepian. Maka senja dan kopi menjadi saksi bahwa rindu yang masih selalu berharap temu. Karena sesungguhnya bukan seperti apa rindu itu berharap pada temu, melainkan masih adakah rindu yang ingin di temui.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
novelrindu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • #Tentang Menanti
  • JINGGA
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Puisi Romantika Kuno
  • The Coffee Crush | On Going
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Kopi pahitku

Senja telah tenggelam, kerinduan resah dipucuk malam, sedang kesunyian jatuh pada sudut waktu sedekat sujud pada Rabb ku. Ketabahan taklain adalah takdir di titik nadir, bahkan kita tidak pernah tau siapa yang benar-benar memiliki cinta terakhir.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan