KITA BEDA ALAM

KITA BEDA ALAM

  • WpView
    Leituras 107
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, nov 16, 2021
"Gue pengen liat hantu" ♥╣╠♥ Seorang gadis berkeinginan untuk membuka mata batinnya agar bisa melihat hantu dan mengajak untuk menjadi temannya. Akankah dia tahan dengan rupa hantu-hantu itu? Bagaimana reaksinya jikalau ada hantu yang cukup seram mengikutinya? Dia Reva, gadis cuek yang hanya memiliki satu teman namun temannya sudah meninggal 3 bulan yang lalu. Reva hanya mau bergaul dengan orang-orang yang tidak munafik dan sangat sabar untuk menghadapi sifatnya. ♥╣╠♥ "Ganteng juga ya Lo" Reva mengkritik wajah hantu didepannya "Hah? Lo bisa liat gue?" Balas hantu itu "Gue baru buka mata batin" ucap reva "Wah! Keren banget pasti demi gue yakan?" "Geer banget jadi hantu" ♥╣╠♥ JANGAN COPAS KARYA SAYA‼️ MURNI HASIL HALUAN SAYA SENDIRI ‼️ Start: 02 Oktober 2021
Todos os Direitos Reservados
#177
highscool
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • F A K E ? [End]
  • REANDRA [END]
  • Maybe Not You (TAMAT) ✔
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Possessive Badboy [END]
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • ALEIKA (Hiatus)
  • WHO ?
  • NOISY SOUL [Ongoing]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo