AKU DI DUNIA SINBI HOUSE

AKU DI DUNIA SINBI HOUSE

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 9, 2021
Gak terima Plagiat !!! Maaf kalau Ceritanya nanti kurang seru dan kurang menarik karena alurnya aku yg buat sendiri jadi bukan berdasarkan Cerita aslinta tapi mungkin akan ada Beberapa kejadian yg Aku ambil dari Cerita Aslinya. Naraa : Wah besok musim gugur nih Mau Rencana kemana yah. Bukuu : Kedunia Asli saja Naraa : Waaa,kaget aku, kamu kan buku yg aku beli kan? Bukuu : Iya Naraa : Aku memenuhi takdirku apa maksudnya? Dan kenapa aku juga ada di dunia ini? Bukuu : bersabarlah dengan pa yg telah di tentukan sebagai takdirmu. Penasaran bagaimana Cerita nya so langsung aja kita basmi kata katanya 🔫 Jangan lupa Vote , Follow dan Share ya
All Rights Reserved
#2
leondeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • Scond Life Fake Nerd
  • Benang Senja
  • If I Ruled The World (End)
  • SHINBI'S HOUSE || Shinbi's House X Fem!readers
  • ALTARSYA
  • Perfect person
  • The enemy is my love
  • TWIN FLAME { ON Going! }

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines