Air Untuk Bunga

Air Untuk Bunga

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 6, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"aku bakal jagain bunga, kalau di ibaratkan sama dunia kerajaan kamu itu ratunya kalau aku prajuritnya" "kenapa? kenapa ail gak jadi lajanya aja? " "gak ah! air gak mau jadi raja! kata bunda raja itu selalu punya selir, air maunya punya istri satu, yaitu bunga! " "ihh kalau gitu bunga mau jadi olang biasa aja, bial bisa sama-sama telus sama ail kayak di dongeng-dongeng" ---- "bunga itu cantik kayak namanya! " "ail ganteng, tapi gak kayak namanya, namanya aneh" "ihh.. bunda yang kasih nama, nama air itu bagus! " "iya, ail dan bunga, bunga gak bakal hidup kalau gak ada ail! " "bunga gak bakal hidup kalau gak ada ayah sama bundanya bunga, kata ayahnya air anak itu lahir karna orang tuanya" "kok ayah bunga gak pelnah ngomong gitu yah ke bunga? " "karna bunga jelek, cedal, belajar dulu sana ngomong R, haha" "ail jahat!! " ------ Setelah itu bunga kehilangan air nya. Hilang bagai di telan bumi tanpa ada jejak sedikit pun. Merindukan seseorang bertahun-tahun lalu tanpa terobati rasa itu harus di paksa hilang. Teman masa kecil, Atau seseorang yang di jodohkan dengannya yang harus bunga pilih? ------- Kalau sudah pergi setidaknya jangan pernah datang kembali. Kalau sudah pernah menorehkan luka tolong jangan sentuh luka itu. ------- Bunga merindukan air nya, tetapi semesta tak mempertemukan nya. -----
All Rights Reserved
#137
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Suddenly Marriage
  • GILANG ABRAHAM
  • She's my wife❕
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • AILAH(END)✅
  • RAKAALENA

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines