Story Of Gaby

Story Of Gaby

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 27, 2021
WpInfo
Fanfic
Ketika kemewahan yang selama ini dirasakan malah berujung derita yang tak pernah terbayangkan. "Kenapa kamu tega lakuin ini sama aku, apa salah aku sama kamu sampai kamu berbuat kaya gini sama aku". "Hahaha Lo tanya salalah Lo ? Salah Lo itu lahir di keluarga Pratama, lahir sebagai anak si tua bangka brengsek itu". "Aku bisa jelasin, tadi itu gak seperti yang kamu liat". "Hahaha gak seperti yang Gue liat kata Lo? Tapi lo nikmatin kan?". "Lo itu cuma cewe bego yang beruntung terlahir di keluarga yang berada , dengan begitu kebegoan lo itu bisa tertutupi". " Udah ya jangan kaya gini lagi aku takut, hiks....". "Lo takut hah Lo takut? Bukannya sekarang itu harusnya Lo seneng ya karena Gue ngejar balik lo, tapi di saat Gue ngejar Lo, Lo bilang takut hah? Hahaha".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • DIKANESHA
  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Desir Arah
  • ASAVELA KIARA
  • ISTRI GEN -Z
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • CINTA BEDA KARAKTER

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines