CLAZKA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
"Azka sini deh liat, aku cantik banget kan hari ini" "Azka Azka tungguin" "Azkaaa ikut" "Azka nebeng ya, hehe" dimana ada Azka pasti disana juga ada Clara. bukan, bukan karna mereka pasangan sejoli, Clara yang tak pernah mau jauh dari Azka. Sekencang apapun Azka mendorongnya, dia akan kembali dengan berbagai cara. Clara, siapa yang tidak mengenalnya. cewek rusuh yang selalu menempel pada Azka. membuat masalah itu hobinya, dan mendekati Azka adalah rutinitas nya. bagi Azka, Clara itu pengganggu tapi bagi Clara, Azka itu penyembuh.
All Rights Reserved
#761
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • ARDIRA [SELESAI]
  • Tikungunya
  • CLOSER
  • Arsyilazka
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • Eh, mantan!
  • Tell Me Why?
  • Nanti Juga Sampai

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines