Distraksi (feat NCT 00L)

Distraksi (feat NCT 00L)

  • WpView
    Leituras 17
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, set 29, 2021
Distraksi itu perlu. Katanya. Perjalanan di usia menjalang 20 sampai bisa dikatakan dewasa itu penuh warna dan lika-liku. Pada akhirnya, nanti kita hanya akan mengucapkan terima kasih dan maaf. Terima kasih pada semua kebahagiaan kala itu. Terima kasih untuk segala pelajaran hidup yang sampai saat ini bisa dirasakan. Terima kasih untuk luka yang tertoreh kala itu dan mungkin masih membekas hingga sekarang. Dan yang terakhir, maaf karena pernah terbesit keinginan dari untuk menghapus kenangan itu.
Todos os Direitos Reservados
#31
nct00l
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Renjana [COMPLETED]
  • S1 Transmigrasi NOMIN‼️
  • AKSENA FAMILY (Terbit)
  • My Youth -NCT Dream- [END]
  • Hello My Last...
  • (01) Boyfriend : Keep Loving [ Lee Jeno ] - END
  • SeFakeT Squad | 00line
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • It's Always Been You✔️
  • Our Class: ExSiFo

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo