Until I Can Hold Your Hand

Until I Can Hold Your Hand

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 21, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Richard Aiden Michaels adalah Pria yang tidak pernah jujur akan perasaannya. Sejak kecil, waktu kematiannya sudah ditentukan oleh lingkaran takdir. Ia tak bisa hidup lebih dari 18 tahun karena penyakit kronis yang ia miliki. Namun demikian, ia selalu menjalani hidup seakan-akan tidak ada hal yang buruk terjadi di dalam hidupnya. Di akhir hidupnya, ia memiliki sebuah penyesalan. Hingga kematiannya, ia tidak pernah sekalipun mengungkapkan perasaannya kepada wanita yang ia suka, Sofia Anneliese Theresa. Karena penyesalan tersebut, ia berharap dapat mengulangi semuanya hingga wanita yang ia dambakan itu mendengar perasaannya. Harapan tersebut didengar oleh Dewa, membuatnya dapat mengulang kembali kehidupan yang ia sia-siakan hingga tidak ada satupun penyesalan dalam lubuk hatinya. Mulai saat itu, perjalanan tak berujungnya untuk menyatakan cinta kepada wanita yang didambakannya dimulai. Akankah ia berhasil mengungkapkan perasaannya kepada wanita yang ia dambakan?
All Rights Reserved
#7
timeleap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • Tyrant With Villainess
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Silent Prison
  • RevanDien
  • Get in the Dark  | DROPPED
  • Under The Midnight Sky
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Annalise and The Underworld [Ending]

Perhatian! Cerita ini mungkin sedikit mengandung unsur 21+ Dr. Anaya, seorang psikolog ternama yang dikenal mampu menembus lapisan terdalam pikiran manusia, mendapati dirinya berhadapan dengan kasus paling rumit dalam kariernya. Pasien barunya, Adrian, seorang pria misterius dengan catatan masa lalu yang kabur, didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial-seorang psikopat. Namun, setiap sesi terapi bersama Adrian membawa Dr. Anaya semakin dekat pada realitas yang mengerikan. Adrian tidak seperti pasien-pasiennya yang lain; ia tidak menunjukkan emosi, tidak ada rasa takut, penyesalan, atau empati. Selama terapi, ia secara halus mulai memanipulasi Dr. Anaya, mengubah dinamika dari seorang pasien menjadi pengendali. Ketika Dr. Anaya mulai merasakan bahwa Adrian mengetahui lebih banyak tentang dirinya daripada yang seharusnya, ia mendapati bahwa hidupnya sendiri mulai terurai. Adrian perlahan-lahan menyeret Dr. Anaya ke dalam permainan psikologis yang mematikan, di mana batas antara kenyataan dan manipulasi mulai kabur. Dalam upaya untuk mendiagnosis Adrian, Dr. Anaya justru mulai kehilangan dirinya sendiri-jiwa dan pikirannya terancam hancur. Dalam cerita penuh ketegangan ini, Dr. Anaya harus menghadapi pertanyaan terbesar. Apakah ia sedang mencoba menyembuhkan seorang pasien, atau terjebak dalam jebakan psikologis yang telah direncanakan dengan cermat oleh seorang tanpa jiwa? Penerbit: Teori Kata Publishing

More details
WpActionLinkContent Guidelines