Bukan Anjangsana (MAJAPAHIT)

Bukan Anjangsana (MAJAPAHIT)

  • WpView
    Bacaan 120,613
  • WpVote
    Undian 12,374
  • WpPart
    Bahagian 56
WpMetadataReadCerita Lengkap Sab, Nov 8, 2025
"Baik dan buruk adalah kerelatifitasan, sedangkan benar dan salah adalah kemutlakan." Gadis melankolis tercebur ke abad 14, di mana kerajaan Majapahit masih nampak kerdil, dipimpin oleh Raja yang menyandang ejekan lemah lagi jahat. Bersamanya kita akan melihat berbagai pergolakan yang timbul, menunjukkan baik-buruk, benar-salah dengan kacamata yang berbeda. Sebuah kacamata yang membuat si Gadis gentar akan jati dirinya. Bagaimanakah kelanjutan nasib si Gadis di tanah Majapahit ini? Sudut pandang apakah yang membuatnya gentar? Catatan: Bukan Anjangsana adalah kisah fiksi sejarah. Memadukan sejarah yang ada dengan imajinasi pengarang. Walaupun tokoh-tokoh dan kejadian dapat ditemukan di dunia nyata-sejarah, namun sebagian lain hanyalah karangan penulis-fiksi. Dipublikasikan pada tanggal 1 Desember 2021-23 Januari 2022
Hak Cipta Terpelihara
#28
jayanegara
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Antara Aku, Kamu, dan Waktu (TAMAT)
  • Kesucian yang ternodai
  • TRIBHUWANA TUNGGADEWI (Kemelut Takhta dan Cinta) - TAMAT - PART MASIH LENGKAP
  • Cinta Bertakhta [TAMAT]
  • APSARA MAJA : SANG PARAMESWARI
  • Seribu Candi untuk Roro Jonggrang (On Going)
  • Bubat
  • Time Travel : Majapahit Empire [TERBIT]
  • Tawanan Kesatria Serigala [TAMAT]
  • LANGIT MAJAPAHIT

Rank 1 in Majapahit (14 Maret 2020) Rank 2 in Nusantara (16 November 2020) Rank 41 in Sejarah (12 November 2020) Rank 2 in Hayam Wuruk (14 November 2020) Rank 60 in Time Travel (16 November 2020) (Time Travel) Majapahit Empire Siapa sangka, pelarian dari perjodohan membuat Ria terjebak di masa lalu. Berharap terlepas dari masalah, malah menimbulkan banyak masalah lainnya. Seorang pria tampan namun aneh, mengaku dia penguasa tanah tempat Ria berpijak saat itu. Hayam Wuruk, yang memiliki gelar Sri Rajasanagara itu, menyeret paksa Ria. Bodohnya Ria karena berbahasa sunda ketika di tanya. Alhasil Pria itu menyeret paksa Ria ke Pendopo Agung. Hayam Wuruk beranggapan, jika Ria adalah mata-mata Pasundan yang di kirim Prabu Lingga Buana. "Akang, aing hoyong uih deui." "Tangkap mata-mata Pasundan ini!!!" "Anjir!"

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi