Bukan Anjangsana (MAJAPAHIT)

Bukan Anjangsana (MAJAPAHIT)

  • WpView
    OKUNANLAR 120,717
  • WpVote
    Oylar 12,374
  • WpPart
    Bölümler 56
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Cts, Kas 8, 2025
"Baik dan buruk adalah kerelatifitasan, sedangkan benar dan salah adalah kemutlakan." Gadis melankolis tercebur ke abad 14, di mana kerajaan Majapahit masih nampak kerdil, dipimpin oleh Raja yang menyandang ejekan lemah lagi jahat. Bersamanya kita akan melihat berbagai pergolakan yang timbul, menunjukkan baik-buruk, benar-salah dengan kacamata yang berbeda. Sebuah kacamata yang membuat si Gadis gentar akan jati dirinya. Bagaimanakah kelanjutan nasib si Gadis di tanah Majapahit ini? Sudut pandang apakah yang membuatnya gentar? Catatan: Bukan Anjangsana adalah kisah fiksi sejarah. Memadukan sejarah yang ada dengan imajinasi pengarang. Walaupun tokoh-tokoh dan kejadian dapat ditemukan di dunia nyata-sejarah, namun sebagian lain hanyalah karangan penulis-fiksi. Dipublikasikan pada tanggal 1 Desember 2021-23 Januari 2022
Tüm hakları saklıdır
#27
jayanegara
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Cinta Untuk Sri Rajasanagara
  • Bubat
  • Midnight and the Dawn
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Have We Met Before
  • APSARA MAJA : SANG PARAMESWARI
  • Time Travel : Majapahit Empire [TERBIT]
  • TRIBHUWANA TUNGGADEWI (Kemelut Takhta dan Cinta) - TAMAT - PART MASIH LENGKAP
  • Kesucian yang ternodai
  • RENJANA⚜ ✔

Dewi Kirana Candramaya, namanya. Gadis pindahan dari Jakarta yang sama sekali tidak menyukai pelajaran Sejarah, tiba-tiba muncul di masa kerajaan agraris terbesar di Nusantara, Kerajaan Majapahit. Kirana tidak percaya dengan adanya cinta. Namun, kepercayaannya itu goyah kala bertemu dengan Hayam Wuruk, raja ke empat Majapahit. "Beliau laksana angin masuk meresap ke semua tempat, menjaga negara seperti Pertiwi, sedangkan rupa beliau laksana bulan."- Empu Prapanca ©Januari 2021

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi