Pasti pernah dengar kalimat "andai waktu bisa diputar kembali", bukan? Bagaimana jadinya kalau ternyata waktu benar-benar bisa diputar kembali? Apakah kita akan tetap mengulang kesalahan yang sama tanpa belajar dari pengalaman tersebut, atau kita akan berusaha sekuat tenaga agar kita tidak menjadi korban belenggu waktu?
Jika waktu bisa diputar kembali, apakah akan ada istilah "orang yang tepat di waktu yang salah"?
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
kenapa harus ada cinta bila kita mempunyai perbedaan keyakinan? "mungkin tuhan mempertemukan kita bukan untuk merasakan cinta, tapi untuk belajar dari kesalahan" kesalahan apa? "salah mencintai orang yang beda keyakinannya"