Story cover for REBILLA [ END ]  by bunda_cebong
REBILLA [ END ]
  • WpView
    OKUNANLAR 67,974
  • WpVote
    Oylar 2,579
  • WpPart
    Bölümler 41
  • WpView
    OKUNANLAR 67,974
  • WpVote
    Oylar 2,579
  • WpPart
    Bölümler 41
Devam ediyor, İlk yayınlanma Eyl 29, 2021
Mau follow gue alhamdulillah, kalo enggak pikirin lagi! 💋😜





"ihhhh om lahir dikutub ya atau anak elsa ya... Dingin banget. Entar aja om dingin dinginnya billa belum kepanasan kok"ucapnya santai. 

Sang asisten melihatnya hanya terperangah tak percaya bahwa ada makhluk kecil yang berani berucap seperti itu pada bos ya, tanpa sadar ia menginjak gas hingga membuat Nabilla dan pria tersebut limbung dengan bibir mereka menyatu. Sontak membuat Nabilla langsung mundur dan menatap pria tersebut. 

Satu detik

Dua detik

Tiga detik 

PLAKKKKK

Tamparan dilayangkan Nabilla pada pria tersebut hingga pingsan. Sesaat kemudian Nabilla tersadar atas perbuatan yang ia lakukan. 



NO PLAGIAT, THIS IS REAL CIPTAAN GUE
-
-
-
-

No copy paste ❌
Elu copy paste gue tebas ⛏️



Semoga elu semua suka karya gue, yahh walau masih amatir banget karya gue. Tapi kalian udah mau baca sama mau komen, like, dan saran aja. Udah berbunga bunga hati gue. 
-
-
-
-
-
Thaks ❤️
And happy membacanya



#rank 1 : nabilla
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun REBILLA [ END ] kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#71reyhan
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 8
BABY CEO 21+ cover
My Dad is Taboo [END] cover
PRIMADONA  cover
TAKDIR ALYA(Slow Up) cover
ALESYA (END) cover
Kembar tapi berbeda (TAMAT) cover
Zero-sum Love [FIN] cover
Coffee and Us cover

BABY CEO 21+

7 bölüm Tamamlanmış Hikaye Yetişkin

⚠️⚠️ Cerita dewasa! Bukan bacaan anak di bawah umur yang masih sekolah! Pilih bacaan yang sesuai rating usia kalian. "Ares...," erang Vanya saat Ares begitu dalam menciumnya hingga ia nyaris tak dapat bernapas. Namun, pria itu tidak menghentikan ciumannya. Vanya justru mendapatkan remasan lembut di payudaranya hingga erangan keluar dari tenggorokannya seraya menggeliat semakin gelisah. Bibir Ares berpindah ke dada Vanya, kecupan demi kecupan di payudaranya yang mengeras Vanya terima. Begitu juga saat lidah Ares menjilati puncak payudaranya, Vanya merasakan jika kegelisahan dan kesengsaraan yang menderanya seakan hendak membunuhnya. "Ares...." "Jangan terburu-buru," kata Ares. Vanya tidak mengerti maksud Ares, tetapi juga tidak mengerti untuk apa ia terus saja memanggil Ares. "Ares, kumohon." 📌 Bukan Squel! IG : cherry.blossom0311