Pejalan

Pejalan

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 18, 2014
Singa Liar Tak biasanya, Singa itu enggan mengaum Enggan pula menyerang Bahkan menolak untuk terpancing Waktu dan rasa sakit telah mengajarkannya begitu banyak hal Bahwa terkadang, dia perlu mundur selangkah, untuk maju sepelemparan galah Dia juga perlu mengalah, bukan pertanda menyerah, apalagi pasrah, tetapi karena dia tak ingin salah melangkah Dan dia mulai mengerti, bahwa adakala, dia tak perlu mengaum apalagi menyerang, karena diamnya dia, sudah cukup membahayakan lawan Dan.... dalam diamnya Sang Singa menangis Menangis untuk aumannya yang tertahan Menangis untuk sesuatu yang ia rasakan dalam diam..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena hati, memilihmu {ending}
  • King's Obsession
  • Halfway House. (Kooktae/kookv) END
  • WRONG PLACE
  • finally mate also
  • Shtëpia [VMIN] End✔️
  • LOVE BY THE DEVIL
  • OMAHBWN: special chapter,a bitter and sweet memories in one memory
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • This Time(The Lost Memories)

teman kecil itu, kini telah tumbuh dewasa. takkan lagi kau dengar tangisnya ketika meminta permen, takkan lagi kau dengar teriaknya ketika mencarimu. karena hatinya tidak seperti dulu, kini dia memilih menyimpan semuanya seorang diri. sejak perpisahan itu, semuanya berubah. namun hanya satu yang tak berubah, yaitu kenangan kebersamaan mereka akan tetap abadi dihati masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines