Hiraeth

Hiraeth

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 16, 2021
Kata orang-orang hujan itu menyimpan banyak kenangan, entah itu kenangan manis ataupun pahit. Varsha punya sebuah kenangan pahit yang sangat melekat di benaknya, hingga ia sangat membenci hujan. "Mengapa kamu tidak hilang dari kehidupan ku, Aiden?" "Varsha, apakah kamu akan memaafkan ku?" "Tidak. Tidak akan pernah." "Aku akan selalu menunggumu, Varsha."
All Rights Reserved
#362
raka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta [Completed]
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • ALWAYS US (END)
  • RAIN SAMUDRA
  • CINTA TANPA AKHIR {END}
  • Beautiful Little Maid
  • BADAI
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Cinta Yang Hilang (On Going)
  • Jadi, Kita Ini Apa?

"Kak,apa kakak tau apa yang lebih menyakitkan dari luka?" Wisnu menggeleng dan menatap manik mata Adiba lekat "Bekasnya,bekasnya takkan pernah hilang dan bekasnya yang mengingatkan kita akan luka lama yang menyakitkan,mungkin Adiba udah maafin kak Wisnu,tapi rasa kecewa yang Adiba rasain gak akan bisa hilang" Adiba tertunduk namun Wisnu paham apa maksud Adiba "Aku yang torehkan luka itu padamu dan meninggalkan bekas,aku juga yang akan mengobatinya"tegas Wisnu sambil memegangi kedua pipi adiba dan menatap lekat manik matanya "Apa ada jaminan akan ada pelangi setelah hujan?" "Aku jamin"

More details
WpActionLinkContent Guidelines