My Big Baby Boy

My Big Baby Boy

  • WpView
    Reads 761
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
Deskripsi : Mungkin menjadi seorang wanita yang harus menjaga seorang pria bukanlah hal yang mudah. Sama saat aku mengenalnya, dia yang lugu dan selalu polos di depanku membuatku merasa tidak ada orang lain yang lebih baik darinya. Karna aku selalu menganggap ia baik tak munafik seperti orang - orang di luar sana, namun semua itu berubah ketika ia mulai meninggalkanku. ---Almaya Agretta Fielyn--- Aku sayang Maya, Aku cinta Maya. Tapi Maya selalu cuek, aku selalu membujuk Maya tapi, Maya selalu diam. Maya tak pernah menganggapku ada, seperti angin yang berlalu menyisakan sampah yang bertebaran di tanah karna terhasut oleh sayunya deburan angin itu. Tetapi aku tetap mencintai Maya, jika Maya berubah itu bukan Maya yang ku kenal, jadi jangan berubah Maya. ---Alaska Devan Algarian--- Cover by pinterest
All Rights Reserved
#25
cowokmanja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑲𝒂𝒇𝒆𝒊𝒏𝒎𝒖! ♥︎
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Anggara (TAMAT)
  • Snow Man (ON GOING)
  • Handsome Galvin {END}
  • ARGAN [END]
  • Manja, Jangan Pergi! [Slow Update]
  • ME&YOU(ZESKAEL)
  • GASA [end]
  • Ayrina(The End)

𝘞𝘢𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 ❗ 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐈𝐍𝐈 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍𝐃𝐔𝐍𝐆 𝐔𝐖𝐔 𝐓𝐈𝐍𝐆𝐊𝐀𝐓 𝐀𝐊𝐔𝐓!! 𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊 𝐊𝐔𝐀𝐓 𝐍𝐆𝐆𝐀𝐊 𝐔𝐒𝐀𝐇 𝐁𝐀𝐂𝐀!! 📢 𝐒𝐄𝐁𝐀𝐆𝐈𝐀𝐍 𝐂𝐄𝐑𝐈𝐓𝐀 𝐃𝐈𝐏𝐑𝐈𝐕𝐀𝐓, 𝐅𝐎𝐋𝐋𝐎𝐖 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌 𝐌𝐄𝐌𝐁𝐀𝐂𝐀. 𝐓𝐊𝐒. 💓 "Annaya Carlissa cuman milik Sandy Mahanipuna!" tegas Sandy. Sandy Mahanipuna, cowok tampan, pintar, dan cuek telah termakan kata-katanya sendiri. Seorang gadis berhasil memporak-porandakan perasaannya. Jika dulu katanya ia tidak akan menyukai gadis gatel+lemot seperti Naya, maka sekarang keadaan terbalik. Ia tidak ingin melepaskan gadis itu. ------ "Barusan Lo pulang sama siapa?" Naya menoleh, kakinya mundur satu langkah. Jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali ditatapi seperti itu. "K-Kak Sandy?" cicitnya pelan, kalut dan tidak tahu harus berbuat apa. Melihat Naya yang kegugupan seperti itu, membuat Sandy jadi tidak tega untuk menatapinya tajam. Tapi, mau bagaimana lagi ia sudah terlanjur kesal melihat Naya diantar oleh pria lain selain dirinya. Apalagi itu adalah Louis--pria yang terang-terangan mengobarkan bendera perang padanya sejak pertama kali bertemu. Sandy mendekat pada Naya, lalu mencekal tangan Naya. "Ikut gue!" titah Sandy menarik Naya. ------ "Nay, harusnya Lo gue hukum. Lo udah lemah di depan cowok lain. Lo nggak ingat janji, Lo?" "Naya, Naya udah berusaha. Tapi, tapi Louis yang-" "Nggak usah sebut nama cowok sialan itu!" "Eh? I, iya." "Kita pulang!" ----- HIGHEST RANK 💎 #1 in Percintaan (6/8/22) #2 in Remaja (5/8/22) #4 in Posesif (5/8/22) #6 in Teenfiction (5/8/22)

More details
WpActionLinkContent Guidelines