Eyang Dan Masa Lalu Asih

Eyang Dan Masa Lalu Asih

  • WpView
    Leituras 302
  • WpVote
    Votos 49
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jun 17, 2022
#02 Rank Tragedi (07/01/22) #04 Rank Ritual (07/01/22) #05 Rank Warisan(07/01/22) #01 Rank Kejayaan (31/07/22) #08 Rank Kehormatan (05/01/22) #01 Rank Asih (02/02/22) #03 Rank Eyang (02/02/22) Aku Rinjani Arkadewi Candraningsih. Panggil aku "Asih" Kelahiran Tanah Jawa, Tepat pada malam Pergantian tahun. Jum'at Kliwon, 30 Desember 2003, 23.59 WIB. Aku Cucu Pertama Garis keturunan Bondowoso Situmorang, Pewaris sah Keturunan Situmorang. Dan tidak akan pernah di akui dunia bahwa aku adalah Putri Pertama Adijaya Situmorang. Akan tetapi, aku tidak haus Akan gelimang harta. Aku cucu satu-satunya dari Eyang, Ayah kandung Ibuku. Dibesarkan Eyang seorang, Merupakan kebanggaan tersendiri dalam hidup ku. Tepat atau Sesat Asih~
Todos os Direitos Reservados
#67
kehormatan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER
  • Prambanan Obsession (END)
  • Istri Untuk Ndoro
  • saireen : to eternal peace
  • Rohan
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • Babysitterku -ternyata- Mommy kandungku

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo