[END] Jalan Menuju Desa Kelabu

[END] Jalan Menuju Desa Kelabu

  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 21, 2021
Desa Kelabu awalnya merupakan desa yang penuh keceriaan, kesenangan, dan banyak penduduk yang sangat menyukai tinggal di Desa Kelabu ini. Banyak anak-anak senang bermain di Desa Kelabu karena memiliki banyak teman, dan desa ini memiliki taman bermain yang ramah anak. Tetapi semenjak tewas nya seorang perempuan ketika terjadi balap liar, Desa Kelabu menjadi sangat terbalik 180 derajat. Banyak penduduk yang diganggu oleh sosok perempuan itu. Itu menyebabkan banyak penduduk yang pindah jauh dari Desa Kelabu sehingga jumlah warga terus turun tahun demi tahun. Tetapi suatu ketika, aku dan teman-teman ku berniat untuk mendaki gunung Kepati. Awal nya perjalanan terasa menyenangkan, akan tetapi 1/8 jalan, hal aneh dan janggal pun mulai terasa. Apa saja hal janggal yang terjadi? Ketahui dengan membaca cerita ini. Selamat membaca!
All Rights Reserved
#63
cerpenhorror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembali
  • BARISAN KERANDA MERAH
  • Haunted Garden (DIUPDATE SETELAH INTUISI PRIBUMI Selesai)
  • Pulau sang Penyihir
  • Hutan Terlarang [END]
  • Tragedi Liar
  • DIBALIK TIRAI KEHIDUPAN
  • THE MYSTERY ( Revisi )
  • DESA SETAN
  • Pageblug Di Desa Kedhung Jati [Short Story Kedhung Jati 1]
Kembali

Kurasakan hangat mentari menyentuh wajahku, membangunkanku dari tidur di perjalanan yang panjang. Aku sudah tak mempunyai urusan lagi dengan ibukota karena kuliahku telah selesai. Angin sejuk pagi hari masuk dari jendela bus yang sedikit terbuka, membelai rambutku yang tak begitu panjang. Kulihat di sekitarku tak ada orang selain aku dan sopir bus. Sedangkan di luar, pepohonan lebat berusaha menghalangi sinar mentari untuk mengenaiku. "Aku hampir sampai," kataku di dalam hati. Adikku pernah bercerita kalau di desa sudah banyak perubahan menjadi lebih maju. Aku jadi sedikit penasaran seperti apa desa yang kutinggalkan selama empat tahun itu. Ternyata desaku memang berubah, tak hanya pembangunan di mana-mana, namun aku disambut dengan kematian aneh beruntun yang tak diketahui penyebabnya. Pilihan ada di tanganku, apakah aku harus lari, atau aku tetap harus kembali?

More details
WpActionLinkContent Guidelines