Polaroid Love

Polaroid Love

  • WpView
    LECTURES 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mars 9, 2022
Nadya Rasyifa (Nara) 19 tahun mahasiswi semester 4 jurusan Pendidikan Matematika. Salah satu mahasiswi cantik di kampusnya yang jarang disorot karena menjadi salah satu jenis mahasiswi kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang. Tiba-tiba menjadi mahasiswi yang cukup populer karena berteman dengan Anggita Sahara salah satu siswi populer yang berpacaran dengan kakak senior paling berpengaruh di kampus. Bagaimanakah kehidupan kampus Nara setelah menjadi mahasiswi yang cukup populer didekati teman seangkatan dan juga senior kampus. Salah satunya Rama Pradipta (Rama) 20 tahun mahasiswa semester 6 jurusan Teknik Sipil. Mahasiswa paling terkenal di kampusnya. Akankah Nara menyukai kehidupan kampusnya yang menjadi sorotan atau malah menyesal.
Tous Droits Réservés
#137
kos
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cinta Itu Kayak Skripsi - Kalau Nggak Dicicil, Nggak Kelar-Kelar!
  • Terima Kos Putra Putri [END]
  • Titik Nadir
  • 41 HARI
  • Temen Kelas
  • See You After Midnight [END]
  • BETTER THAN THIS - TERBIT (Seri Pertama Always)

''Tara, mahasiswi tingkat akhir jurusan Komunikasi, adalah sosok aktif, ceria, dan dikenal sebagai "ibu kos" oleh teman-temannya. Sementara itu, Raka, mahasiswa Teknik Informatika, lebih suka berkutat dengan laptop dan kopi hitam dibandingkan bersosialisasi. Dunia mereka berbeda 180 derajat-sampai skripsi mempertemukan mereka... secara tidak sengaja. Saat dosen pembimbing Tara tiba-tiba cuti panjang, ia dipasangkan dengan dosen killer yang terkenal sangat teliti-yang ternyata juga membimbing Raka. Terpaksa harus sering bertemu untuk bimbingan bareng, mereka jadi saling mengenal lewat keluhan-keluhan lucu, drama deadline, dan kopi sachet warung depan kampus. Di tengah tumpukan revisi, Wi-Fi kos yang lemot, dan kejaran wisuda semester ini, benih-benih cinta mulai tumbuh. Tapi seperti skripsi, cinta pun butuh dicicil. Pertanyaannya: apakah mereka akan kelar lebih dulu cinta... atau skripsinya?''

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu