LAVALLIERE
  • WpView
    LECTURAS 3,310
  • WpVote
    Votos 312
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 19, 2021
Pilihannya hanya dua, mendapatkan kembali kalung lapis lazuli untuk menunjukkan bakti pada keluarga atau mengorbankan kehormatan keluarga demi Fey. Sebagai anak tertua, Awan diserahi tanggung jawab untuk mencari kalung keluarga yang hilang saat peristiwa penculikan lima belas tahun lalu. Perjalanannya mencari kalung itu mengungkap banyak fakta keluarga dan tanpa sadar menguak sisi gelap dalam dirinya.
Todos los derechos reservados
#291
semarang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LENGKARA
  • Perfect Love
  • Summer Time
  • A Letter to My Sister
  • Malik : Bayangan yang memudar (ON GOING)
  • Noda dalam Cinta
  • Not My Home (On going) Hiatus
  • [End] Mimpi Awan di Bawah Langit Kelabu
  • PSEUDO (END)
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]
LENGKARA

Tolong matikan saja aku. Aku sudah muak dengan dunia. untuk apa hidup, jika hati sudah lama mati. Kane Navulia Chrysander. Aku tidak meminta banyak pada dunia. Hanya bahagia. Tapi kenapa aku tidak mampu punya? Larissa Siofra Hysteria. *** Fra dan Kane sengaja di pertemukan takdir untuk mencari bahagia yang hilang. Saling terluka dari cerita yang berbeda. Di dewasakan oleh luka. Mereka menarik simpul yang sama bahwa bahagia adalah bentuk lengkara untuk mereka punya. Dua sudut pandang semesta mendewasakan manusia karena luka. Kane yang berasal dari latar belakang broken home, yang kelahirannya ke bumi dianggap kesialan. Dan Fra yang berasal dari keluarga yang utuh tapi hampir runtuh, secara fisik keluarganya bersama namun secara hati keluarganya bercerai, kabar bahagianya Fra adalah anak tengah, selalu salah dan mengalah. Keduanya hampir mati, jika semesta tidak cepat mempertemukan mereka. **** LENGKARA bercerita tentang dua anak manusia yang di pertemukan karena luka yang hampir sama. Nyaris ingin menyerah. Bersama melalui ruang gelap mereka mencari terang. Tenang yang tak kunjung datang, keduanya ingin pulang. *** Siapkan hati kamu dalam membaca LENGKARA. Jangan lupa sedia tissue, jika kamu tidak menangis dari awal sampai akhir saat membacanya, berarti ada yang salah dengan hati mu. Selamat datang, dan bertamu lah dengan senyum yang tenang. Jangan tersesat, ingat kamu hanya tamu, aku hanya mengingatkan, barangkali kamu akan lupa jalan pulang jika sudah terlalu nyaman.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido