Seeking True Love [TELAH TERBIT]

Seeking True Love [TELAH TERBIT]

  • WpView
    Reads 8,205
  • WpVote
    Votes 693
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Feb 14, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta sejati itu omong kosong. Paling tidak, aku belum pernah menemukan cowok yang benar-benar mencintaiku apa adanya, bukan karena nama Tranggana yang menjanjikan kemewahan dan harta yang mungkin masih akan bisa dinikmati tiga atau empat generasi setelah aku mati. Jadi aku memutuskan membuat permainan: aku akan jadi Savita saja. Titik. Gadis yang cukup berduit untuk punya apartemen dua kamar di ibukota dan sedang merintis usaha sendiri dengan modal orang tua. Aku berniat merahasiakan identitas keluarga besarku sampai menemukan laki-laki yang tulus mencintai ketika aku bukan siapa-siapa. Tapi ketika bertemu Gio, rencanaku mulai ambyar. Aku luluh dalam kejujurannya, dan itu membuatku lemah. Karena kalau dia jujur padaku, bukankah seharusnya aku juga jujur padanya? Tentang apa pun? Bahkan tentang sebuah dosa masa lalu yang terus mengendap di hatiku sampai sekarang? --- Savita Thessania Tranggana.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • You vs Me
  • Ex or New? [REVISI]
  • Cerita Tanpa Akhir
  • My Perfect BoyFriend
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • perjalanan cinta rumit
  • The Path - Emibonnie (End) Gxg
  • Senja Semu
  • ARGAN

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines