Last Kiss

Last Kiss

  • WpView
    LECTURAS 12,610
  • WpVote
    Votos 501
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadContenido adultoConcluida vie, jul 24, 2026
WpInfo
Fanfic
NCT
BOYNEXTDOOR
ZEROBASEONE
"Alex... " Panggil Irina pelan "Hm?" Sahut Alex "Boleh aku meminta sesuatu setelah keputusan diberikan?" Tanya Irina menatap lekat pada mata sebiru laut itu. Alex mengernyitkan alis, tapi kemudian ia mengangguk. Melihat itu Irina menghela nafas. Namun sesaat kemudian ia menahan nafas bersiap mendengar keputusan sang hakim yang sepertinya selesai berdiskusi. Akhirnya... Keputusan telah dibuat bahwa Alex Ezkiel Mackenzie dan Irina Cattegirn resmi bercerai. Irina melirik Alex di samping tengah menghembuskan nafas lega, kemudian tersenyum tipis. Seharusnya ia lakukan ini dari dulu Alex berdeham melihat Irina yang melamun. Sontak membuat wanita di sampingnya itu terkejut. "Jadi apa yang ka_ Ucapan Alex terhenti ketika sebuah bibir lembut dan wangi mendarat di bibirnya. "Last kiss" Ucap Irina berbisik seraya melihat sekitar takut ketahuan. Keadaan disana cukup bising karena banyak dari mereka berbincang entah karena apa dan saling bersalaman, juga berpelukan mungkin lega atau menghindari sesuatu. Irina memang sengaja duduk berdekatan dengan Alex karena keluarganya sibuk dan tak bisa menghadiri sidang perceraian dengan suaminya. Karena itu memilih duduk berdampingan daripada sendirian, lagipula hubungan keduanya baik-baik saja hanya saja keadaan tidak mendukung hubungan mereka. ~~~~~~~~~~ Semua gambar yang saya ambil dari Google, saya hanya meminjam saja.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Choose
  • Disguise... [END]
  • Beautiful Sunset
  • Lamunan Membawamu Kembali 2.0 [END]
  • SKANDAL ADIK IPAR (SELESAI)
  • Tacenda (TIDAK DILANJUTKAN)
  • Star Of You
  • Istri Cadangan
  • As Possible
Choose

"gue tau Nu,berat bagi lo untuk ngebales rasa gue,tapi asal lo tau gue gak pernah nyesel kenal dan sempet punya rasa sama lo,rasa yang bakal nyakiti gue"Ica menggigit bibir bawah nya sambil menahan air mata nya luruh. Ibnu yang masih membelakangi Ica tertegun. Sumpah,ini adalah saat terberat bagi nya. Jika Ibnu tidak pandai memainkan emot diwajah nya sudah dari tadi ia memeluk ica dan mengatakan perasaan yang sebenarnya. Apa Ica pikir disini hanya dirinya yang sakit? Apa ica tak tau seberapa sesak Ibnu menahan perasaan nya dari dulu? "Lo salah Ca,lo salah besar. Sorry kalok selama ini elo tersakiti terus sama gue. sama sifat gue yang gak pernah baik sama lo. Sorry. Tapi elo gak akan pernah tau rasa yang gue punya buat lo" Ibnu akhirnya membungkam kan suaranya lalu pergi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido