Dating Via Chat

Dating Via Chat

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 9, 2021
Berpacaran secara virtual memang menjadi trend belakangan ini, banyak yang menyukai kegiatan ini karena di anggap mudah dan menyenangkan. Lagi pula seseorang tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak untuk memenangkan hati sang pujaan hati, hanya cukup menggunakan ketikan jari saja sudah bisa membuat seorang cewek terbawa perasaan. Seperti hal nya yang di lakukan Gerral, cowok yang duduk di kelas 11 Akuntansi itu sudah berpacaran secara virtual selama kurang lebih 3 bulan dengan seorang gadis yang di kenal nya melalui sebuah aplikasi bernama Dating Via Chat. Awal nya hubungan ini berjalan dengan normal layaknya orang lain, namun masalah mulai muncul ketika Gerral mengajak gadis itu bertemu untuk pertama kali. Cover by pinterest.
All Rights Reserved
#96
akuntansi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • D . Y . D (Dare You Date)
  • My Virtual Crush[selesai]
  • Virtual Boyfriend [End]
  • Farel Dan Bella
  • Where are You? - [ END ]✔️
  • VIRTUAL, Isn't it? {COMPLETED}
  •             Between Me You And Her
  • Dua Dunia Satya

Wajah cowok cakep bergerak-gerak manja di layar ponsel, ia terkekeh dan berkata, "Gue udah jadi member di aplikasi yang lo maksud, nama akunnya Jennie, akun Johan khusus gue pakai di loveskyer untuk pertemanan dengan cewek. Gue ada di rentang biseks, gak masalah mau date sama jenis mana aja. Lo juga boleh." Jari telunjuknya mengarah ke Alan. "Go to hell!" sambar Alan emosi. "Uhh... cowok secakep lo pasti jadi idol di XXO party our community," rayu Johan alias Jennie yang kelihatan makin tertarik pada Alan, bibirnya berkedut seperti ikan lele saat melihat otot-otot leher Alan menegang menahan marah. Dwika yang ada di dekat Alan langsung lunglai, kencan buta pertamanya berantakan, begitu juga kencan ke dua, dan kencan ketiga. Ia sudah menyerah, aplikasi kencan buta diciptakan bukan untuknya. Tapi Alan, kakak angkat sekaligus sahabat terbaiknya, pantang menyerah, dia berprinsip, "Setiap orang merasa harus bersama seseorang. Setiap orang butuh pasangan hidup!" Perbedaan keduanya menggiring mereka dalam situasi yang rumit dan berliku, dari kehilangan teman sampai kematian seseorang akibat salah berteman di aplikasi dating. Sampai di suatu titik Dwika harus mengambil keputusan tetap menyerah atau mencoba kencan buta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines