ANARA (ON GOING)

ANARA (ON GOING)

  • WpView
    Reads 483
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 5, 2022
JANGAN LUPA FOLLOW!! Ajeng anara herlambang si gadis pecicilan dan angga wijaya sibuaya darat, akan kah mereka terus bersama. "Kak angga tu ganteng tapi sayang" "Sayang kenapa? " " gk papa kok sayang." Angga yang hobi ngegombalin tapi malah dia sendiri yang baper dengan tingkah Anara dan membuat dia terjatuh dalam pesona gadis tersebut. Tapi keseruan itu hilang disaat Anara tau kalau dia hanya dijadikan bahan taruhan oleh kakak kelasnya itu. Akan kah Anara menyerah atau bahkan malah membalasnya?
All Rights Reserved
#122
circle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • SAGA [On Going]
  • Amour (COMPLETE)
  • SAD GIRL'S [COMPLETED]
  • Goodbye
  • DUA BENUA
  • AIRA [On Going]

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines