My Bastard Ex

My Bastard Ex

  • WpView
    Leituras 502,856
  • WpVote
    Votos 7,348
  • WpPart
    Capítulos 9
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, dez 3, 2021
21++ Mature content! Anak kecil dilarang mendekat. Hush sanaahh. Bijaklah dalam memilih bacaan. Dosa tanggung sendiri ya. Nggak usah bagi-bagi. Aku menulis apa yang kusuka, dan kalian silakan baca apa yang kalian suka. Kalau merasa nggak sreg sama ceritaku, tinggalkan lapak ini. Nggak perlu report, okay? Di dalam gudang sekolah yang jauh dari keramaian siswa siswi yang sedang menikmati pentas seni kebudayaan, ada sepasang anak manusia yang tengah terjebak dalam perang manis. "Gue bakalan hamilin lo, Ra," desis Jeff sarat akan kemarahan. Marah sebab gadisnya tampak mesra dengan seseorang saat menonton pentas seni. Mereka tampak bahagia dan mesra. Jeff tentu murka. Sangat murka. Haura memohon dengan linangan air mata yang semakin deras membasahi wajah cantiknya. "Plis, jangan Jeff. Aku mohon." Haura menggelengkan wajahnya ke kiri dan kanan agar bibirnya bisa menjauh dari serangan bibir Jeff. "Aku bakalan nurut, aku janji." Seringai licik terpatri pada wajah tampan bak dewa itu. "Gue gak mau ketipu lagi sama lo." "Aku nggak bakal membangkang lagi. Asal kamu lepasin aku, plis," mohon gadis itu sembari meronta. "Lo pilih. Balikan sama gue, atau nurut sama apa yang gue bilang?" Haura mendelik. "Aku udah bilang, aku nggak mau balikan sama kamu!" "Oke, berarti lo milih opsi kedua." Setelah mengatakan itu, Jeff melepaskan cekalan tangannya. Haura mengusap tangannya yang nyeri akibat cengkeraman Jeff. "Don't cry, Honey." Jeff langsung menyerbunya dengan kecupan basah yang menggelora. Sungguh, Haura ingin menampar pemuda tampan yang sedang sibuk memberinya ratusan kecupan basah ini. Mungkin jika wanita lain berada di posisinya, dia akan segera menyerahkan tubuhnya secara percuma. Tapi Haura tahu, bahwa wajah tampan Jeff hanyalah kedok dari sifat iblis yang tertanam dalam tubuhnya. "You're not My Jeff. You are a jerk!" "Yes, I am, Sweetie." Jeff tertawa mendesis di depan wajah Haura. Lalu kembali menyerbunya dengan kecupan yang semakin tak terkendali.
Todos os Direitos Reservados
#8
possesif
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Sweet Combat
  • VINDEYLI
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]
  • Perfect person
  • 𝐇𝐄𝐋𝐋𝐎 𝐋𝐈𝐓𝐓𝐋𝐄 𝐒𝐈𝐒𝐓𝐄𝐑
  • Milova
  • ARKALYA (END)
  • Shadowlight In Bloom

Sebelum baca jangan lupa Follow yeeee. _________________________________________________________________ "Sini Lo kalo berani!!!!" teriak perempuan berseragam putih abu-abu itu sambil memberontak teman-teman yang menahan dirinya. Sedangkan perempuan tadi tetep berusaha meraih wajah seorang laki-laki yang ada di depannya. Teman-temannya menahan tubuh perempuan itu dengan sangat kuat. "apa lo. mau cakar wajah tampan gue! Nih cakar aja." Ucap seorang laki-laki dengan tampang sombongnya seolah memberikan wajahnya pada perempuan tadi. "Eh..ehh..eh. Ini ada apa ribut-ribut? Kaya di pasar aja." Tiba-tiba seorang Guru datang memisahkan mereka yang sedang bertengkar tadi. "Ini pak, dia yang cari gara-gara duluan." perempuan tadi masih sangat emosi. sambil menunjuk nunjuk jarinya ke arah lelaki tadi. "Ehh kok nyalahin gue. Udah jelas-jelas elo yang duluan. pake mau nyakar wajah gue lagi." lagi-lagi lelaki itu menjawab ucapan itu. "SUDAH!! KALIAN BUBAR! BUBAR!!" teriak guru yang sendari tadi mendengar ocehan kedua siswa nya itu. akhirnya,mereka yang ada di sana bubar. Termasuk Perempuan Dan lelaki tadi. Haiyuu Baca!!! Dijamin Ngakak deh😁 Aku aja yang bikin ceritanya udah Greget duluan 😂 Yuk,tunggu apa lagi. Tambahin cerita aku ke perpustakaan pribadi Kalian!!❤️

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo