(SE)RASA

(SE)RASA

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 2, 2021
Apakah kamu pernah berpikir , bahwa hanya kamu saja yang merasakan sesuatu hal ? pernahkah kamu beranggapan bahwa hidup itu tidak adil ? Mari , aku bantu. Aku akan menemani kamu , memberi tahumu bahwa kamu tidak sendiri.
All Rights Reserved
#217
dialog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah yang Tak Sia-Sia
  • Quant (On Going)
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • Dont Know What And Why~
  • E M E L Y
  • Scutum (Sedang Revisi)
  • Truth and Choice (END)
  • In The Sunrise
  • Hopeless
  • Adek Abang || END

Ilham nggak banyak nuntut dari hidup. Dia cuma pengin jadi anak baik, punya sahabat yang bisa diajak ngobrol tiap malam sebelum tidur, dan kalau boleh sedikit bonus... ada seseorang yang bikin deg-degan tiap ketemu. Tapi ternyata, jadi baik aja nggak selalu cukup buat bikin semuanya berjalan mulus. Ada hari-hari penuh tawa, persahabatan yang hangat dan kocak, momen canggung yang bikin jantung nggak karuan, sampai perubahan kecil dari orang-orang terdekat yang bikin hati mulai nggak tenang. Kadang Ilham bingung: kenapa yang dulu terasa dekat, sekarang malah menjauh? Kenapa yang awalnya indah, tiba-tiba jadi rumit? Ini bukan kisah penuh drama besar. Tapi justru dari hal-hal kecil - salat Subuh bareng, obrolan singkat, surat tak bernama, hingga senyum yang tak sengaja - Ilham mulai belajar banyak hal. Tentang tumbuh. Tentang kehilangan kecil. Tentang rasa yang nggak selalu harus dimiliki. Dan tentang bagaimana setiap langkah yang ia pilih... ternyata membawa arti, meskipun jalannya nggak selalu lurus. Karena kadang, yang sederhana justru yang paling mengubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines