Semuanya biasa saja. Sampai di mana, kehidupan Jisung mulai berubah ketika ia kalah taruhan dengan makhluk usil tak kasat mata.
.
.
.
"Kamu inget nggak, kapan terakhir kali call wa Abang?"
"Hmm ... lupa. Udah lama banget"
"Tadi pagi, nomor wa kamu nelpon Abang lagi."
Kata-kata Jaemin barusan, sukses membuat sang adik kehilangan kantuknya. Jisung membalikkan tubuh ke kesebelah kiri, meringkuk memegangi lengan Jaemin dengan erat. Ia ingat betul, setelah kejadian kaos kaki abangnya yang hilang sebelah, musibah beruntun datang menimpa mereka. Panggilan telepon itu seperti pertanda buruk.
Karir dan buah hati yang sama-sama penting untuk seorang wanita bernama Shani. Ketika anaknya beranjak dewasa, Shani dihadapkan dengan pilihan sulit.
"Dunia bunda itu karir bunda atau aku?!"
Gadis yang bernama Christy-anak semata wayang Shani dan suaminya itu mulai paham bagaimana kasih sayang seorang ibu yang sesungguhnya.
"Bunda ga bisa lepasin gitu aja pekerjaan bunda. Semua ini butuh perjuangan untuk bunda dapatkan sayang"
Bagaimana kehidupan mereka jika terus berdebat dengan hal yang itu-itu saja? Apakah Shani akan berubah demi anaknya? Atau justru Christy yang mengalah untuk menerima bundanya yang super sibuk?