Seandainya dia sadar akan rasa ini, seandainya dia tidak mendengarkan ucapan orang lain, dan seandainya dia ingat siapa gue. Namun itu semua hanya seandainya, just seandainya. Dan mungkin tidak akan pernah terjadi. "Sorry gue nggak bisa nerima lo," ucap Aldan tanpa menatap Alisha sedikitpun. Alisha menunduk dan berusaha menahan tangisnya. Ia lalu mengangkat kepalanya lalu berkata, "It's oke, gue terima. Semoga lo bisa menemukan yang lebih baik dari gue. Good bye Rean." Alisha pun pergi dengan kekecewaan yang teramat besar. Note : Kisah ini hanya fiktif belaka, dan hanya khayalan author. Happy reading❤ Note : Dilarang copy paste! Baca sekalian vomen, gratis! ©Junius
More details