Obrigatorio [✓]

Obrigatorio [✓]

  • WpView
    Reads 4,180
  • WpVote
    Votes 741
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 4, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Hidup berada antara sisi terang dan gelap. Kendati bidang kelam semakin dominan serta membawa insan pada perbuatan yang melanggar hukum semesta. Manusia ; salah satu dari tiga rekaan sang kuasa selain malaikat dan iblis, mendapat intensi perihal menempati nirwana seumur hidup. Namun semua luluh lantak lantaran hasrat kemungkaran yang membabi buta. Tidak semua manusia terjerembab dalam lubang kefasikan pun semua manusia tidak sesuci malaikat. Akan tetapi, manusia mutlak tak terlepas barang sececah dari sabda semesta perihal dosa.
All Rights Reserved
#204
vrose
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Napak Tilas (Selesai)
  • Got dropped into a ghost story, still gotta work (1-200)
  • Gata
  • Daddy's Little Baby
  • Tumbas Janji Lawas
  • Jangan Lembur Sendirian
  • DESA PININGIT (M-PREG)
  • Pengantin Alam Sebelah
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Hilang

(CERITA SUDAH LENGKAP/SELESAI) Serial Tapak: seri pertama Genre: Horor, Supranatural-spiritual Jakarta, 2008. Sam, Maya, dan kawan-kawannya berencana melakukan perjalanan singkat menuju Sukabumi. Hanya sebuah ekspedisi kecil. Penelitian sederhana yang seharusnya tak lebih dari canda, tawa, dan kenangan. Namun hutan selalu punya cara menyembunyikan rahasianya. Langkah demi langkah membawa mereka semakin jauh dari rasa aman, dan semakin dekat dengan sesuatu yang tak bisa dijelaskan dengan logika. Suara-suara asing, bayangan di antara pepohonan, hingga perpecahan yang perlahan muncul di antara mereka. Ada yang tidak beres. Dan Maya: gadis penakut yang selalu menghindari kegelapan, perlahan menyadari, ada sesuatu dalam dirinya yang bahkan ia sendiri tak pernah pahami. Fiksi Misteri oleh Naiko.

More details
WpActionLinkContent Guidelines