SIMPHONY AKBAR di HATI IQBAL

SIMPHONY AKBAR di HATI IQBAL

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 6, 2021
Akbar dan Iqbal saudara kembar namun berbeda perilaku. Iqbal ceria dan ketua OSIS berbeda dengan Akbar yang dingin bahkan terkesan sombong. keduanya jago basket dan saling menyayangi walaupun Akbar selalu di anak tirrikan keluarganya. Simphony si gadis ceria dan jago nyanyi masuk di kehidupan saudara kembar ini. Siapa yang akan di pilih Sisi, Akbar yang cuek tapi perhatian atau Iqbal yang manja namun menyenangkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senior Junior
  • RAKASYA [TERBIT]
  • Kakak Kelas Kaga Jelas!! [DERINABRAR]
  • ALZORA (Alwi, Hanzo dan Abikara)
  • BACKSTREET (ON GOING)
  • Pelampiasan Badung
  • We Love You Sivia
  • Kakakku artis, aku ketua OSIS
  • CALON BANGTIR
  • ketos dingin dan gadis bar bar

Di salah satu sudut SMK yang tak pernah sepi oleh langkah kaki dan hiruk-pikuk pelajar, ada sebuah kisah yang tak pernah tertulis di papan pengumuman OSIS kisah tentang perasaan yang tumbuh diam-diam, di antara rapat organisasi, tumpukan proposal, dan sorot mata yang saling mencuri pandang. Arfi, sang ketua OSIS yang dikenal tegas dan dingin, tak pernah menyangka hatinya bisa terganggu oleh seorang junior baru bernama Eca gadis ceria yang selalu datang lebih awal saat rapat dan tak pernah absen menyelipkan senyum dalam setiap tugasnya. Bagi Eca, Arfi adalah sosok panutan, sekaligus teka-teki yang sulit dipecahkan. Di antara jadwal kegiatan sekolah, pelantikan pengurus baru, dan latihan upacara yang melelahkan, keduanya mulai saling mengenal. Namun, tak semua perasaan bisa mudah diungkapkan. Ada batas yang tak tertulis antara senior dan junior, antara tanggung jawab dan keinginan. Ini bukan sekadar kisah cinta remaja. Ini tentang keberanian menyimpan rasa, tentang kedewasaan dalam diam, dan tentang hati yang perlahan mulai bicara. Dan di balik setiap seragam OSIS yang mereka kenakan... ada perasaan yang perlahan tumbuh tanpa komando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines