Kita Yang Berbeda (END)✔

Kita Yang Berbeda (END)✔

  • WpView
    Reads 6,140
  • WpVote
    Votes 559
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 2, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta menyatukan kita yang tak sama Aku yang mengadah dan tangan yang kau genggam Berjalan salah, berhenti pun tak mudah Apakah kita salah? Akankah, kemustahilan itu menyatukan dua raga yang saling mencintai? "Kita terhalang oleh dinding yang sangat tebal dan tinggi, Mbak yang begitu sulit untuk menghancurkannya sekalipun kita saling mencintai. Kita tidak bisa bersama lantaran, tasbih saya tak akan pernah menyatu dengan kalung rasio milik, Mbak Tasya." ° "Amin kita memang sama, kita juga sama-sama manusia begitupun Tuhan kita yang sama. Tapi, keyakinan kita yang berbeda. Namun, tidak bisakah saya mengubah takdir itu? Saya yakin, saya bisa menghancurkan dinding tebal dan tinggi yang menghalangi kita, Gus. Saya yakin itu!" Bisakah dua kemungkinan yang mustahil itu untuk menyatu layaknya kutub Utara dan kutub Selatan pada sebuah magnet? Saat di mana bukan hanya keyakinan yang memberikan jarak, tapi juga status sosial antara putra Kyai dan gadis Nasrani. ____________📌 "Terkadang, kita di dorong maju oleh perasaan, tetapi dipaksa tarik mundur oleh kenyataan. Tugas kita manusia adalah menggunakan kekuatan didampingi dengan semesta yang memiliki kenyataan." . . . ⚠SALING MENGHARGAI DAN MENGERTI⚠ Jangan jadi pembaca gelap, meskipun klean bacanya di tempat yang terang.
All Rights Reserved
#130
ning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Beda Agama [Tahap Revisi]
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Diantara 2 Bidadari Surga [ On Going ]
  • Rasya Vs Rasyid [END]
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • Ad Meliora || END✓
  • Dia dan Doa
  • MAWAR PUTIH ALIZA [ REVISI ]

".... kita tidak bisa bersama, kita berbeda. Aku, kamu dan iman kita, di satu sisi ada tasbih di tangan ku, dan di sisi lain ada salib di leher mu. Tempat ibadah kita pun berbeda, kau pasti tau akan hal itu" ---- Ini adalah cerita pertama, kalau banyak kesalahan tolong dimaklumi karena saya juga masih belajar, tolong koreksi agar saya bisa memperbaikinya. Typo bertebaran... Maaf jika ada kesamaan tokoh atau yang lainnya, semua itu karena unsur ketidaksengajaan Baca dulu aja yah:) Semoga ceritanya dapat menghibur para pembaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines