SEKILAS PENA

SEKILAS PENA

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, oct 4, 2021
Hanya tentang keluhan si kecil yang berharap keberuntungan mendatanginya. Tidak. Bukan berarti aku tidak bersyukur, tetapi aku terlalu berharap ekspektasiku menjadi kenyataan. Walaupun nyatanya, aku tidak seberuntung itu.
Todos los derechos reservados
#1
sudahlah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • HELLO, ASHEL!
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Diary
  • zeandra dan Marsha...
  • Diary hati:)
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido