Ours (Knight #1)

Ours (Knight #1)

  • WpView
    LETTURE 843,557
  • WpVote
    Voti 19,792
  • WpPart
    Parti 54
WpMetadataReadPer adultiCompleta gio, lug 25, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
WARNING!! This is an explicit story. Eden Marvius Knight & Javier Marvius Knight Lalu Eden segera mencengkram rahang Elli dengan kuat hingga bibirnya mengerucut, lalu meludahi wajahnya. "Ini adalah perilaku pantas untuk perselingkuhan seorang gadis yang sudah dimiliki oleh seorang Knight" Desis Eden. "Apa maksudmu-" "I'm Eden baby, i'm not Stewart" Elli membelalak mendengar nama itu, nama seseorang yang menyebabkan dirinya menjadi stress dan kehilangan arah. "Lepaskan!" "Never in your wildest dreams" "Javier" Eden memberi isyarat kepada Javier untuk melakukan sesuatu. "Brother, aku berbeda denganmu, aku tidak suka melakukannya dengan seseorang yang tidak sadarkan diri" Sexual Activity. Threesome. Killing. Harsh Word. Masochistic. Rape. Possesive. Seduce. Read at your own risk⚠️
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • EDELINE [END] [TELAH TERBIT]
  • OBSESSED BY YOU
  • RIVERTALE: THE SCANDAL
  • AZGLAIR
  • JACK'S
  • ELLARD OCEAN[END]

SEQUEL "ALEXIO" [FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] DON'T COPY MY STORY❌️‼️ 18+ Buat yang baru baca, kalian bisa baca Alexio dulu sebelum baca Edeline, biar kalian paham alurnya, xx. *** Setelah lima tahun, Edeline hidup seperti orang yang berbeda. Dunia gelap yang tidak pernah ia sentuh sebelumnya. Kini ia harus benar-benar terlibat di dalamnya. Aroma darah, dan kematian menjadi hal biasa yang ia lihat. Sampai suatu ketika ia dihadapkan pada pilihan yang sulit. Haruskah ia kembali pada seseorang yang selalu mengisi harinya? atau justru ia harus menyerah? *** "Shit!" pekik Edeline ketika tembakannya meleset cukup jauh. Seketika itu ia menoleh, dan melihat seseorang yang menjadi penyebab tembakannya meleset. Jade menyengir kecil sebelum ia membawakan sesuatu untuk Edeline. "For you," ucap Jade dengan senyum lebarnya, berharap Edeline akan memaafkannya kali ini. Edeline hanya memutar bola matanya, sebelum ia melanjutkan latihannya. Perempuan itu begitu fokus sampai ia tidak peduli akan apa yang dikatakan Jade setelahnya. *** "X," ucap Edeline pada akhirnya. Alexio yang mendengar itu tersenyum miring. Hal inilah yang ia inginkan sedari tadi. Gadis itu yang memohon dengan memanggil namanya. "Yes, I'm your X." Bisik Alexio seraya mengecup cuping telinga Edeline.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti