Aderald

Aderald

  • WpView
    Odsłon 481
  • WpVote
    Głosy 20
  • WpPart
    Części 9
WpMetadataReadZakończone czw., paź 28, 2021
Menceritakan tentang Lee Aderald Agler Putra si kulkas berjalan tapi ia berubah setelah bertemu perempuan Adya Basagita Gavesha,membuat hidup erald berwarna dari sebelumnya meski pertemuan pertama mereka dalam situasi yang kurang bagus. "Lo gk papa kan,gk di apa-apain kan sama tuh preman." ucap erald "Iya gk papa,btw makasih banyak ya" ucap perempuan tersebut "HAH!LO LAGI." ucap erald yang kaget Perempuan yang mendengar nya terkejut "emang sebelum nya kita pernah ketemu ya." ucap perempuan tersebut "Lo lupa tadi gue yang mau nolongin lo di jalan karena ketabrak motor gue." ucap erald "Oh,HAH!! TERNYATA LO YANG UDAH NABRAK GUE." ucap perempuan tersebut "Gak usah teriak bodoh gue gk budeg." ucap erald "Ya sorry,btw makasih banyak lo udah nolongin gue dari tuh preman." ucap perempuan tersebut dengan tersenyum lebar "Gila senyum nya manis banget gue kenapa dah malah jadi kek gini tapi gk papalah lanjutkan sekalian modus kali ini aja." batin erald Karya pertama saya mohon maaf kalo masih banyak kekurangan nya. #mohon maaf apabila ada kesamaan di dalam cerita ini dengan cerita yang lain cerita ini hasil imajinasi saya sendiri.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#287
ceritapendek
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Argithan √
  • Antagonis 2 (END)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Legatha [END]
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • I'm Into You, Lily ✓
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • Arsyilazka
  • ERLANGGA
  • POLARIS

"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści