TACENDA

TACENDA

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 4, 2021
kumpulan tulisan random yang mungkin saja relate sama kamu. Biasanya kita sebut EMOSI atau macam-macam perasaan yang akan aku curahkan secara terbuka. Mungkin ini semacam pelarian bahkan sebuah cara untuk aku bisa tenang selain berteriak. Mari kita sama-sama memadu rasa :") TACENDA "Things better left unsaid, matter to be passed over in silence"
All Rights Reserved
#41
crying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bleeding Lady [completed]
  • Kanvas Bercerita
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Verronica (COMPLETED)
  • Rasa Tanpa Kata
  • Short Story (On Going)
  • Hanya Saja
  • Sepi dan Kesendirian
  • Sadewa's and his smile ||ENHYPEN SUNGHOON
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)

Ia tak pernah meminta hidup yang sunyi. Namun sejak kecil, ia diajari bahwa diam adalah satu-satunya cara untuk bertahan. Seorang perempuan dinikahkan oleh ayahnya dengan anak angkat yang tak pernah merasa memiliki siapa pun. Pernikahan mereka bukan tentang cinta, melainkan tentang kewajiban, dendam, dan luka yang diwariskan tanpa permisi. Laki-laki itu tak pernah mencintainya. Bahkan, tak pernah mencoba. Yang ia lihat hanyalah sosok yang mewakili masa lalu yang ingin ia lupakan, bayangan dari keluarga yang membuatnya merasa asing seumur hidup. Malam-malam perempuan itu dipenuhi dingin. Bukan hanya dari tubuh yang menjauh, tapi dari kemarahan yang tak ia pahami. Namun dalam sunyi yang dipaksakan, ia tetap bertahan. Mencoba belajar mencintai dalam diam. Menanti entah untuk disembuhkan, atau perlahan dilenyapkan. Kisah sunyi tentang hati yang tak pernah dipilih, dan luka yang terlalu dalam untuk disuarakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines