Just A Best Friends

Just A Best Friends

  • WpView
    LECTURAS 246
  • WpVote
    Votos 115
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 20, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
📍First story gue disini. Harap maklumi jika ada kesalahan dialog tag, tanda baca, Typo, dan lain lain. Tolong kritik dan saran, Terimakasih °•°•°• Bella, Mella, Dania. Ketiga gadis yang memulai pertemanan sejak kelas 1 SD. Berkeinginan mempunyai sahabat cowok saat kelas 2 SMP semester 2. Saat itu mereka bertiga sama-sama membaca sebuah cerita yang menceritakan tentang seorang gadis yang di jadikan ratu oleh para sahabat cowok nya. Sejak itu lah mereka bertiga mempunyai keinginan tersebut. Saat mereka naik kelas 11 semester 1 saat itu lah... Keinginan mereka pun terwujud. °•°•°• Devan, Ario, Gio, Zavier, dan Defanuel. Mereka berLima memulai pertemanan sejak kecil. Tak ada niatan sedikit pun untuk memulai pertemanan dengan cewek. Tapi siapa sangka datangnya ke tiga gadis tiba-tiba di meja mereka dengan salah satu dari mereka yang mengucapkan kata 'Numpang ya..' Lalu duduk tanpa menghiraukan mereka yang sama sekali belum menjawab. Bukan nya mereka tak mengizinkan, tapi selama ini tak ada satu pun orang yang berani duduk satu meja dengan mereka berlima. Dan mereka bertiga... Dengan santai nya duduk satu meja dengan mereka. Tak sangka, kejadian seperti itu membawa mereka berlima ke pertemanan dengan ketiga gadis itu. •°•°•° Tertarik untuk baca? ⚠️Jangan menyama-nyamakan cerita saya dengan cerita yang lain! Karna karya saya adalah ciptaan saya. ⚠️Mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan lain lain karna itu ketidaksengajaan. ⚠️Mohon jangan menjadi siders, hargain karya kami dengan Vote dan komen kamu. @Cover by Pinterest
Todos los derechos reservados
#896
fiksiumum
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • Andira [End]
  • DAKSA [END]
  • ALDRIC [END]
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • [☑️] My Rival is My Boyfriend
  • ALBAR
  • Satu Langkah
  • RAGARA [ on going ]
  • Three Targeted Girls!!

Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido