Takdir From Allah (Revisi)

Takdir From Allah (Revisi)

  • WpView
    Reads 1,946
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 13, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
《DIHARAPKAN FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA 》⚠️Dilarang berkomentar menggunakan bahasa yang kasar ⚠️Awas Baper | ⚠️ Romance-Reality | Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang terlalu berharap kepada ciptaan Allah sehingga ia sering merasakan kecewa bahkan rasa sakit yang selalu ia rasakan setiap harinya. ALLAH menjadikan semua ini sebagai ujian untuknya karena Allah tidak ingin ia terlalu berharap kepada hamba-Nya. ALLAH hanya ingin ia berharap kepadanya agar nanti Allah bisa gantikan rasa sakit dan kecewa itu dengan sesuatu yang membuat ia bahagia selamanya. Saat ia berusaha tidak berharap kepada hamba Allah, dan ternyata Allah menepati janjinya dengan mempertemukan ia di waktu yang tlah Allah tentukan dengan seseorang yang ternyata itu adalah pria yang selama ini ia harapakan selama ini dan yang selalu ia ingat setiap harinya. MasyaAllah betapa bahagianya jika Allah mempertemukan kita dengan pria yang menurut Allah baik baginya. In Syaa Allah cinta itu akan abadi dan kekal selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah Juang [SUDAH TERBIT]
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√
  • Antara Timur Dan Barat [END]✔
  • ASHILA
  • Pangeran Hingga Jannah I END
  • Assalamualaikum Imamku
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • THE TRUE LOVE
  • Meraih Surga Bersamamu [SELESAI]
  • Ainotameni ( END )

Aku pernah berharap pada salah satu ciptaan-Nya... Menunggu dalam sebuah ketidak pastian, aku tahu langkahku salah namun aku tetap maju seakan tak takut sakit hati. Seseorang pernah mengatakan padaku bahwa berharap pada ciptaan-Nya, tak akan pernah berujung indah. Dan itu benar. Pada akhirnya, hati dan raga ini hanya mampu menggapai lara yang menyelusup dalam dada. Aku sempat bangkit dan pergi untuk melupakannya, hingga Tuhan mempertemukan dengan sosok lain yang mampu menabur harapan indah dengan kata pasti. Namun hati ini kembali kecewa. Luka itu kembali saat aku tahu satu kenyataan yang amat menyakitkan. Kenyataan yang telah tertulis dalam hidup bahwa kamu dan aku tidak akan pernah bersatu. Sekuat tenaga untuk kita saling menggapai, percuma. Kita seaamiin tapi tak seiman. Karena kita layaknya Istiqlal dan Katedral, hanya dapat berseberangan tanpa pernah beriringan. Starting : 14 Mei 2020 Finish : 21 Agustus 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines