Mineee
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2024
Yura Gracia Erland, gadis bermata hezel dengan tinggi 160. Seorang anak dari keluarga kaya, yang semenjak kecil dilatih menjadi sosok mandiri. Bahkan diusia 20 tahun ini dia masih bekerja serabutan untuk membiayai kebutuhan sehari hari. Ayahnya itu hanya memberikan uang untuk biaya kuliah dan uang makan yang mepet. Kalau mau lebih ya cari sendiri. Aksara Dirgantara, pria dengan tinggi 180 cm itu merupakan pacar pertama Yura. Dia yang cenderung agresif dalam hubungan mereka berdua. Berbeda dengan Yura, Aksara ini sangat dimanja oleh keluarganya, bahkan dia mewarisi perusahaan ayahnya tanpa syarat.
All Rights Reserved
#287
ceomuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • Cowok Julid
  • RAKASYA [TERBIT]
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Posesif Gildan
  • Males, ribet.
  • ALLZELL (ON GOING)
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines