Nothing: U en Mi

Nothing: U en Mi

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
Paula perempuan 19 tahun yang bertahan hidup di kosan Bu Ratih dengan banyak melakukan pekerjaan ringan yang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Ya, itu dilakukannya sambil menunggu panggilan interview yang entah kapan ada. Namun, beberapa bulan di kosan ini membuatnya jadi memiliki pengalaman-pengalaman menarik yang tidak pernah dia dapatkan sebelumnya, apalagi melihat mahasiswa cowok tampan yang selalu lalu-lalang di kosan Bu Ratih ini. Hehe, cuci mata. Terlalu asik di dunia barunya membuat dia lupa bahwa kehidupan lamanya tidak pernah berhenti, melainkan hanya istirahat sebentar lalu akan kembali mengahancurkan dirinya kembali. Mampukah Paula, remaja dewasa tersebut melewati rintangan hidupnya?
All Rights Reserved
#78
gesrek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigration | Season2
  • GUE CANTIK, LO MAU APA?! (End)
  • Sekolah Gak Ada Seriusnya βœ“
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Friendship Journey [Tamat]
  • Guindigo (Pingguin Anak Duda) End.
  • Transmigrasi Jadi Istri Duda (End)
  • SAZA
  • MY HOPE IS YOU (END)

Mimit Putri Ayu. Gadis 19 tahun yang berkeinginan menjadi orang kaya tanpa kerja, berhayal memiliki rumah mega beserta isi yang serbah mewah. Berkuliah mencari teman dan pacar sampai dia lulus kuliah dan menikah. Uh nikmat mana lagi yang kau dustakan. Tapi hayalan, tetaplah hayalan. Mimit hanya seorang gadis yang bekerja di salah satu rumah makan padang, bekerja untuk keluarga guna mencukupi kehidupan sehari-hari. Mimit selalu julit jika melihat semua orang tampak bahagia dengan dunia mereka, sedangkan dia tampak suram dengan kehidupan yang ia jalani saat ini. Padahal yang nampak bahagia belum tentu benar adanya. Semua pasti punya kesulitan, selagi kita masi hidup di dunia, tapi yang namanya manusia, bagaimana cara mengatasi dan menghadapinya adalah urusan pribadi. Namun sekarang mimit di landa oleh kebingungan yang amat ter-ramat membingungkan. Semua tampak di luar nalar manusia. Sekarang ia harus bersujut syukur atau menangis tersungkur. Terbangun di tempat berbeda, dengan wajah dan tubuh bukanlah miliknya. "Mimit emang mau kaya raya tapi gak gini juga caranya, bukanya lepasin beban, eh malah nambah beban, jadi pengen banting mobil mehong orangkan." Ucapnya pelan, namun entah kenapa itu menarik perhatian orang sekitarnya. "Aselehe Mimit malu, di liat cogan-cogan, Mimit tau Mimit tuh cantik, jadi banyak yang ngelirik." Dengan kepedean di atas rata-rata ia mengucapkan hal yang akan membuatnya malu 7 turunan 3 tanjakan, 2 belokan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines