Hidup sesurga dengan cogan.

Hidup sesurga dengan cogan.

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 5, 2021
Ica gadis yang dijodohkan oleh orang tuanya dengan kakak seniornya di kampus. Yang sangat populer di kampus, menjadi rebutan kaum mahasiswi untuk bisa menjadi pacarnya. Tampan, tapi yang bikin Ica menolak karena Syauqi playboy. Korban dalam satu kelasnya Ica sudah tiga cewek. Yang tidak bisa Ica tolak, secara diam-diam papanya Ica menerima lamaran ayah Syauqi atas nama Syauqi. Yuk ikuti cerita kisah Ica dan Syauqi, Hidup sesurga dengan cogan.
All Rights Reserved
#127
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRIPLETS J [ ON GOING ]
  • [BL] Sudden Omega
  • SYAKIRA how are you?
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • RAICA |NIKAH MUDA|
  • Dear Liar [COMPLETED]
  • Duda Tampan Itu Suamiku (Kookmin GS)
  • MAS SUAMI (END)
  • POSSESIVE
  • Baby Lele (On Going)

[ JANGAN LUPA UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU, SEBELUM MEMBACA YA! ] SEQUEL - IBU ANTAGONIS Dina Gantari, seorang model dan istri dari CEO perusahaan ternama. Lahir dari keluarga sederhana membuatnya tidak pernah berpikir akan jalan hidupnya sekarang. Mengulang masa lalu yang begitu menyakitkan agar keluarga menjadi bahagia mampu membawanya merasakan kehamilan untuk yang kedua kalinya. Namun, kelahiran yang kedua itu tidak hanya dititipkan satu malaikat kecil, melainkan ada tiga malaikat kecil dengan dua anak laki-laki dan satu anak perempuan Mereka adalah tiga kembar yang tidak bisa diam dan ada saja tingkah yang selalu membuat orang disekitarnya menggeleng heran. Junaidi Arkawijaya, Jainudi Arkawijaya, dan Jovita Arkawijaya. Kisah mereka layak untuk diketahui oleh orang-orang disekitaran mereka. "Hidup tenang? Apa itu? Akan aku bakar dunia ini!" - Jovita Arkawijaya. "No comment, saya hidup untuk keluarga." - Junaidi Arkawijaya. "Kita hidup damai dalam keluarga, yang bukan keluarga ajak ribut saja." - Jainudi Arkawijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines