It's Not Fine (On Going)

It's Not Fine (On Going)

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tubuh mungil itu menangis, merintih kesakitan. Siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa iba tapi sayang tidak ada seorang pun yang mendengar tangisan pilu itu. Baju yang dikenakannya sobek di beberapa bagian dan terdapat beberapa luka lebam di bagian tubuh yang terbuka. "Ibu...," rintihnya. Gadis mungil itu berusaha bangkit dari tempatnya. Meskipun sempat beberapa kali terjatuh namun dia berhasil bangkit dan mulai berjalan tertatih-tatih. Dengan perlahan dia menengok ke belakang, kilatan sedih, amarah, pilu dan dendam tersirat di kedua matanya menatap kearah mansion mewah yang lumayan jauh dari tempatnya berdiri. "Kalian pasti akan mendapatkan karmanya," desisnya tajam lalu berbalik melanjutkan langkahnya. ~~~
All Rights Reserved
#627
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loving You
  • If I Have You Only
  • BAD FIANCÉ
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • BARELLINE RADEVEN
  • LOVE HANGOVER [21+]
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Passionate Love✔
  • NEVER LETTING YOU GO (END)
  • Titik Nadir

*** Cerita ini khusus 18+ *** " Kamu suka sama aku??? " tanya Renno marah kepada Allea, sahabat sejak ia duduk di bangku TK. "A..aa..ku" timpal Allea terbata bata, karena baru kali ini melihat Renno memandangnya dengan mata menyalang marah. "Cukup!!! jadi benar ini alasan Tasya menolakku!!!" sela Renno kepada Allea dengan suara yang sangat keras sampai membuat seluruh orang-orang melihat mereka. "Renn, apa yang kau lakukan??" sela Tasya yang baru datang ke kantin tempat Renno berteriak teriak marah. "Dia ..." tunjuk Renno kepada Allea yang sekarang menunduk menahan tangis ," telah merusak persahabatan kita". "Apa maksudmu??" tanya Tasya tak mengerti. "Kau menolakku karena dia kan, karena Allea menyukaiku." jelas Renno. "Renn..." panggil Allea serak menahan air mata "Diam kau!! aku tak sudi kau memanggil namaku. Kau memang murahan, berani sekali kau menyukaiku padahal kau tahu bahwa aku menyukai Tasya, kau telah merusak persahabatan kita." tunjuk Renno yang masih dengan teriakan penuh amarahnya. Allea sudah tidak sanggup lagi, ia lari meninggalkan tempat yang membuatnya malu setengah mati. Semarah itukah Renno mengetahui bahwa ia menyukainya sampai Renno begitu mudah menghinanya di depan teman teman SMA mereka. Allea menangis sejadi jadinya, dia sudah menahan perasaannya sampai sekarang dan tak ada orang yang tau, tapi tiba tiba Renno datang ketempat mereka biasa istirahat dan berteriak teriak kepadanya seolah ia melakukan dosa yang teramat besar. Bagaimana Renno bisa tau itulah yang sekarang ada dipikiran Allea saat ini. Written by JOY

More details
WpActionLinkContent Guidelines