Story cover for TELUKI (On Going) by Thapita_
TELUKI (On Going)
  • WpView
    LECTURAS 443
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 443
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado oct 06, 2021
Genre : Teenfiction. 
Judul : Teluki (untuk kita yang saling melepaskan)

Blurb.

jika setetes air bisa menumbuhkan biji menjadi akar dalam 1 hari. Mungkin saja semua proses hanya akan tumbuh tanpa butuh. 

"Aku pergi ya," kata Dave pada sahabatnya.

"Kemana?"tanya Lily 

"Mencari Bunga Anyelir. Agar saat rindu kamu bisa mencium aromanya yang menenangkan," jelas Dave.

"Kalo tenang ku ada di kamu. Kenapa harus di wakilkan oleh Bunga Teluki itu ?" tanya Lily dengan nada kesal.

Ini tentang dua pasang sahabat antara Dave dan Lily Setelah berpisah selama satu tahun tanpa kabar apapun. Dave, akhirnya kembali dengan sifat yang jauh dari yang Lily kenal. Bahkan, ia juga tega memutuskan hubungan persahabatan mereka. Tidak tau penyebab pasti akan perubahannya, yang pasti Lily sudah tidak bisa mengenali Dave yang sekarang. Disisi lain, Vokalis Band The Restart yaitu Panji memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya pada gadis itu. Namun, apakah Lily dapat membuka perasaannya untuk Panji? Atau justru ia akan terus berusaha untuk mendekati Dave?

Mencintai atau dicintai?

lets star for reading.....
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir TELUKI (On Going) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#454penulis
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Eramnesia de zeevadeva__
19 partes Continúa
"Mereka buta akan kenyataan, mereka bisu akan kebenaran dan mereka tuli akan kejujuran" --note : cerita gak jelas dan konflik ringan-- ***** Geysha Aurelia, siswi nomor satu yang selalu ditakuti oleh semua siswa siswi di SMA Adhyasta. Tatapannya yang tajam dan wajah rupawannya tidak membuat semua orang kagum padanya. Melainkan semuanya takut bahkan enggan untuk berteman dengannya, terlebih Geysha di kenal sebagai Troublemaker sekolah. Geysha dan hukuman bagaikan satu paket yang tak terpisahkan. Sehari-hari ada saja yang Geysha lakukan dan berakhir menerima hukuman dari guru atau ketus osis yang sangat di bencinya, Davesa Giovano Maheswara. Menurut Geysha, sosok Dave di matanya sangat menyebalkan. Dengan sikapnya yang sok bijaksana, sok baik dan suka ngatur itu sangat mengganggunya terlebih Dave lah yang sering memberinya hukuman. Davesa Giovano Maheswara, sosok ketua osis yang disegani oleh seluruh siswa siswi di sekolah. Sikapnya yang bijaksana dan wajahnya yang rupawan berhasil membuatnya menjadi incaran siswi satu sekolah. Walaupun sifatnya yang dingin dan tertutup itu tidak menutup kharismanya yang menarik perhatian. Bagaimana jika keduanya saling terikat satu sama lain? Dave yang diberi perintah oleh kepala sekolah langsung untuk membimbing Geysha belajar agar nilainya semakin bagus di semua mata pelajaran. Tapi tidak hanya itu, kepala sekolah mengusulkan sesuatu yang langsung di tolak keras oleh Geysha. Dan apa yang akan Dave lakukan saat tahu sesuatu yang terjadi antara Geysha dan keluarganya? Juga bagaimana Geysha selama ini hidup dengan mengandalkan dirinya sendiri? Tanpa sadar Dave semakin jauh memasuki kehidupan Geysha yang sangat membuatnya penasaran sekaligus empati dengan nasib Geysha selama ini. Kalau penasaran jangan lupa follow, vote, comment and share ya. Satu vote sama komen dari kalian tuh sangat berharga bagi kami sebagai penulis. So, enjoy to this story! Note : mohon maaf kalau ceritanya agak tidak nyambung-_-
F A K E ? [End] de zeevadeva__
58 partes Concluida
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
RUANG DEPRESI [ END ] cover
TELUK ALASKA [SELESAI] ✅ cover
KEPERGIAN SENJA cover
BEDA DUNIA cover
Ragashka [END] cover
Eramnesia cover
The Favorite Prince  cover
From Daffa To Adel [Completed] cover
F A K E ? [End] cover
Me,You and the story we went through. cover

RUANG DEPRESI [ END ]

39 partes Concluida

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)