KUMPULAN CERPEN TWOLA GEL2

KUMPULAN CERPEN TWOLA GEL2

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Bim, kenapa??? Rahel takut.." Rahel ingin memeluk Bima namun tak bisa karena posisi Rahel berada di belakang Bima. "Kamu tenang Rahel," ucap Bima meyakinkan. "Gimana Rahel mau tenang? Kita ada diambang ambang jurang Bima!" Bima tidak menjawab dia sibuk bergulat dengan pikirannya. Siapa yang harus Bima selamatkan? Nyawa tunangannya? Atau dia sendiri?
All Rights Reserved
#52
brokenhearth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Sudut Luka Nazea
  • Becauce Of You
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • RAPUH!
  • Strong Girl Michella (END)
  • DIFRAKSI
  • langit biru
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines