H E G E M O N Y | BOOK 2 - Alpha's Warfare

H E G E M O N Y | BOOK 2 - Alpha's Warfare

  • WpView
    Reads 1,630
  • WpVote
    Votes 200
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 13, 2025
[Cerita Lanjutan dari H E G E M O N Y | BOOK 1 - The Falling Concords] Alih-alih menjadi harta yang paling berharga, pusaka itu perlahan membunuh dirinya sendiri. Tenggelam jauh dan menyerahkan dirinya pada kegelapan. Dia adalah harapan terakhir seluruh penjunjung perdamaian, sebagaimana sosok terakhir dalam kotak Pandora. Tetapi saat ini, dunia harus menyaksikan malapetaka yang hadir bersamanya. "Kau harus menyentuh dasar laut untuk mengetahui dalamnya samudra di depan matamu," kata seseorang di balik bayangan. Maka dengan keyakinan tersebut, seorang anak yang sebatang kara berjuang keras untuk berdiri dengan kedua kakinya sendiri. Berjalan menelusuri jejak dirinya sendiri dalam ingatan orang-orang di sekelilingnya, tanpa mengetahui mana ilusi dan mana evidensi. Dalam perjalanannya menemukan kebenaran dan hakikat dirinya, Ia seorang werewolf -witch harus mengotori tangan dan seluruh tubuhnya dengan bau darah dan menghilangkan sisi manusianya. Tanpa sadar, dunia jatuh terlalu jauh dalam kegelapan. Perebutan Tahta, Persahabatan, Tumpah Darah hingga Kematian berjalan beriiringan dengan mereka. Akankah semua kembali tenang seperti sedia kala? Akankah dia mampu melawan kematian dan kembali pada Tahta nya? Main Character : Hwang Hyunjin a Collaboration Story with @sayonaraoorora Inspired by Kingdom Stage Mayfly Team
All Rights Reserved
#422
jungwooyoung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Black Out III
  • MARVELOUS  𐘃  The Lost Soul
  • Omniscient Trash View Point
  • Butterfly At The Last Gasp  [JILID I] ✅
  • CIGARETTE
  • ˖ ֹ੭୧ 𝐓𝐡𝐞 𝐑𝐞𝐝 𝐅𝐥𝐨𝐰𝐞𝐫 𝐏𝐚𝐭𝐡⊹ ࣪ ⑅ || 𝐌𝐓𝐏 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫 ||
  • Mafia My Love
  • Stuck With You • Hwang Hyunjin ✔

"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.

More details
WpActionLinkContent Guidelines