Ordinarius(On going)

Ordinarius(On going)

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
Bodoh dalam menyukai seseorang dimanfaatkan tapi selalu melakukannya. Bukan cinta yang bodoh, cinta tak pernah salah, bukan? ••• "Gak pakek make up aja gue tetep cantik,apalagi pakek para buaya tobat kali ya." gumam Allie percaya diri ••• "Oh ya Taksa makasih dan minta maaf." ucap Allie Taksa tersenyum sinis. "Sekarang gaada yang gratis," "Gue terima makasih lo tapi permintaan maaf lo gue tolak," "Lo pinter kan?" tanya nya dan Allie mengangguk ragu "Katanya lo suka gue, sejak kapan?" "Dari kelas 10," jawab Allie dan Taksa mengangguk-anggukan kepala. "Kenapa, kamu mau terima aku jadi pacar kamu?" tanya Allie tersenyum lebar. ••• Kita manusia biasa ada saatnya kita saling mengecewakan, bukan? Dan yang dirasakan Allie saat itu KECEWA. KECEWA dengan orang yang dianggap istimewa KECEWA dengan orang terdekat. Penasaran ya baca, kalau nggak gapapa gak maksa PLAGIAT harap minggir!! ini ide saya sendiri yang mau bawa nama lapak lain atau nama tokoh lain silahkan pergi!!
All Rights Reserved
#424
pengkhianat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • DAVARA
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • Semu [Completed]
  • ALESYA (END)
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • Arsyilazka
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines