Secret Love

Secret Love

  • WpView
    Membaca 54,252
  • WpVote
    Vote 1,669
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 13, 2023
WpInfo
Fiksi Penggemar
Supernatural
Jika sudah membaca jangan lupa tinggalkan jejak. 🔹🔹🔹 [17+] "Kak Dewa gak mau jadi pacarnya Zelly aja?" tanya gadis itu tak terduga. Dewa tercengang dengan pertanyaan yang terlontar dari bibir manis Zelly. "Gue pacar sahabat lo kalau lo lupa," ucap cowok itu melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda karena pertanyaan Zelly. "Zelly inget kok." "Bagus kalau lo inget." "Tapi Kak Dewa yakin gak mau pacaran sama Zelly?" tanya Zelly lagi. "Gak." "Kenapa? Kita kan udah pernah kiss," ucap Zelly tak berdosa. "Gue masih punya Sella," jawab Dewa jengah. "Zelly mau kok jadi yang kedua asalkan cowoknya Kak Dewa," ucap gadis itu tanpa berfikir. "Sinting." "Kak Dewa ayo pacaran!" desak Zelly. *** Zellyna Gabriella Kaistell, bertemu lagi dengan sosok pahlawan yang menolongnya malam itu membuat perasaan gadis itu tak karuan. Namun nahas, ternyata sang pahlawan telah memiliki kekasih yang tak lain adalah sahabat Zelly yang baru ia kenal selama 2 bulan. Perasaan suka mulai merambat menjadi cinta. Zelly hanya ingin memberikan cinta tulusnya pada Sadewa Kaivan Danadyaksa. *** Start : 2 November 2021 Finish : - ---------------- [P E R I N G A T A N] Jangan coba-coba meng-copy cerita saya! Sebelumnya mohon maaf jika dalam cerita saya terdapat kata-kata kasar. Ambil yang baik buang yang buruk. Salam damai. ©aurellyanaW | 2 0 2 1
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#278
sadewa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • F A K E ? [End]
  • KEBAL'IK
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ARGA [TAMAT]
  • Possessive (Girl)Friend [END]
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • REVANARA
  • KETOS i'm sorry ! [Complete]
  • 2J [Jeva dan Jevian]
  • NEYLASKARA

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan