Hogwarts Blood Wizard

Hogwarts Blood Wizard

  • WpView
    Reads 32,095
  • WpVote
    Votes 4,350
  • WpPart
    Parts 154
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 25, 2021
Orang lain yang menyeberangi Hogwarts adalah bayi yang mengenakan jiwa dan telah dipersiapkan dengan baik, tetapi Ivan dengan sedih mendesak Ivan untuk menyeberang langsung ke tempat upacara penyortiran. apa? Saya telah belajar ilmu hitam sebelumnya? Rumah di toko sihir gelap di Knockoff Alley? Ibu adalah penyihir jahat yang jahat? Sama seperti Ivan yang khawatir identitasnya akan terungkap saat kembali ke rumah di masa mendatang, atau bahwa ia akan berkulit dan bertulang, ia memperoleh kemampuan untuk memadukan darah makhluk gaib. Mengapa keluarga Dumbledore begitu sering mendapat bantuan dari Phoenix? Mengapa kurcaci gemuk Peter melarikan diri di tengah malam sambil menangis? Apa kebenaran di balik wajah mirip ular Voldemort? Bayangan unicorn yang berubah dari kenyataan menjadi kenyataan, murid basilisk yang membatu, kekuatan burung phoenix yang mengendalikan api... Dalam proses mengumpulkan darah, dunia magis yang berbeda telah terungkap di depan Ivan.
All Rights Reserved
#53
strong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • The Boy Who Strayed
  • Sly Game
  • Reckless [Harry Potter x Reader]
  • ICONIC POTTER
  • Unbreakable Vow [Harry Potter x Reader]
  • In Another Life (Drarry)
  • HEALER  ||  OC x Draco
  • GALVANIZE

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines