Hogwarts Blood Wizard

Hogwarts Blood Wizard

  • WpView
    LECTURES 32,097
  • WpVote
    Votes 4,350
  • WpPart
    Chapitres 154
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., nov. 25, 2021
Orang lain yang menyeberangi Hogwarts adalah bayi yang mengenakan jiwa dan telah dipersiapkan dengan baik, tetapi Ivan dengan sedih mendesak Ivan untuk menyeberang langsung ke tempat upacara penyortiran. apa? Saya telah belajar ilmu hitam sebelumnya? Rumah di toko sihir gelap di Knockoff Alley? Ibu adalah penyihir jahat yang jahat? Sama seperti Ivan yang khawatir identitasnya akan terungkap saat kembali ke rumah di masa mendatang, atau bahwa ia akan berkulit dan bertulang, ia memperoleh kemampuan untuk memadukan darah makhluk gaib. Mengapa keluarga Dumbledore begitu sering mendapat bantuan dari Phoenix? Mengapa kurcaci gemuk Peter melarikan diri di tengah malam sambil menangis? Apa kebenaran di balik wajah mirip ular Voldemort? Bayangan unicorn yang berubah dari kenyataan menjadi kenyataan, murid basilisk yang membatu, kekuatan burung phoenix yang mengendalikan api... Dalam proses mengumpulkan darah, dunia magis yang berbeda telah terungkap di depan Ivan.
Tous Droits Réservés
#168
film
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • The Boy Who Strayed
  • Eclipsed Heart
  • 𝕬𝖓𝖓𝖆 𝕻𝖔𝖙𝖙𝖊𝖗 | 𝐓𝐡𝐞 𝐆𝐢𝐫𝐥 𝐖𝐡𝐨 𝐋𝐢𝐯𝐞𝐝
  • Unbreakable Vow [Harry Potter x Reader]
  • 𝐈𝐜𝐨𝐧𝐢𝐜 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫
  • Not A Love Potion (Revisi)
  • ICONIC POTTER
  • Hogwarts: The Way of the Dharma(END)

Katherine Dalton yang temperamental bertemu dengan Draco Malfoy yang angkuh. Tak pernah ada kata damai di antara mereka. Dua siswa Slytherin ini tampaknya tak sanggup menahan bara emosi yang terus membakar. Draco, dengan segala arogansinya, kerap melontarkan provokasi, sementara Katherine-layaknya kobaran api yang tak pernah padam-selalu membalas dengan ledakan amarah yang menggelegar. Namun, di tahun keenam mereka di Hogwarts, halaman depan Daily Prophet meledak dengan berita panas yang menggelegar-seperti suara Rita Skeeter berteriak di telingamu tanpa jeda. Si pirang menyebalkan itu kembali memuaskan dahaganya akan sensasi, kali ini dengan tajuk utama yang nyaris membuat seluruh dunia sihir membeku: "PENYATUAN DUA KELUARGA DARAH MURNI: IKATAN BARU DRACO MALFOY DAN KATHERINE DALTON." Tajuk itu cukup untuk membuat Katherine mendesis tajam penuh amarah. "Demi janggut Merlin, akan kutinju wajah panjangnya!" geram nya, membanting Daily Prophet ke meja dengan kekuatan penuh tepat di hadapan Ron Weasley-yang hanya bisa terbatuk gugup dan mundur beberapa inci. Dengan napas memburu, Katherine bergegas menuju pintu Aula Besar, menendangnya hingga terbuka lebar, menciptakan keheningan yang mendadak dan mencekam. Semua mata menoleh-tentu saja mereka tahu kabar apa yang tengah menggemparkan Hogwarts pagi itu. Namun Malfoy muda duduk tenang, seolah seluruh dunia di sekelilingnya tak berarti apa-apa. Ekspresinya hampa. Hampa seperti tubuh tanpa jiwa. Theodore Nott melirik tajam, mencoba membaca wajah Malfoy. Ia ingin tahu-apakah Draco benar-benar telah mendengar kabar ini? "Katie mungkin benar-benar akan menghancurkan wajah Rita Skeeter," gumam Zabini dengan nada geli, menyeringai tipis. Parkinson di sisinya hanya mengangguk pelan, sependapat. Sebuah perang bisa saja pecah-tak ada yang tahu pasti. Tapi satu hal yang jelas: Katherine Dalton tidak akan diam saja membiarkan perjodohan ini terjadi begitu saja. ⚠️ Draco Malfoy fanfiction

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu