InJuRy

InJuRy

  • WpView
    Reads 309
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 16, 2026
Apakah seperti itu sikap pria? Jika tidak melukai hati seorang wanita rasanya hidup ini tidak sah? Memang ia hanya melakukan hal yang biasa ia lakukan pada wanita-wanita lainnya. Tetapi apa pernah terpikir olehnya bagaimana perasaan wanita itu jika ia memberlakukannya dengan lebih. Pasti jika diberi perhatian lebih si wanita pasti mengharapkan yang lebih juga. Sebab seorang wanita jika sudah serius dengan satu laki-laki akan sulit untuk melepaskannya, lalu apa pria melakukan hal yang sama? Wanita juga jika sudah disakiti berulang-ulang kali terkadang sulit untuk memaafkan, lalu apa pria juga melakukan hal yang sama? Bisakah pria tidak mempermainkan perasaan wanita? Bisakah pria memahami perasaan wanita yang telah ia sakiti itu? Jika ingin merasakan apa yang dirasakan oleh wanita, apakah ia sanggup? Maka dari itu jangan melukai jika tidak ingin dilukai. -InJuRy- Written by erlas_366
All Rights Reserved
#116
juan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COMFY-Versation
  • Another Me
  • Take my Heart
  • SINCERITY [COMPLETE]
  • TAK BERSAMBUT
  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • Behind The Smile
  • Menyerah atau Bertahan?
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
  • ABLUVION {COMPLETED}

Tiga tahun ini Kalya mengenal Radit lebih dari sekadar teman kantor. Bersama Meira, Ryan, dan Bara, mereka sering menghabiskan waktu di luar jam kerja. Di luar 'kelakuan' Radit yang menyebalkan jika berurusan dengan wanita, Kalya dan ketiganya sepakat kalau Radit adalah teman yang baik. Semua berusaha memahami bahwa setiap orang berhak memilih jalan hidupnya, termasuk Radit. Namun semua kacau saat mereka tahu kalau Radit menaruh hati pada Kalya. Semua jelas tidak setuju. Apalagi ada kandidat lain yang menurut mereka jauh lebih pantas untuk Kalya. Sedangkan Kalya, serasa kembali dihadapkan pada situasi yang sangat dia hindari, tingginya ekspektasii banyak orang padanya. *** "Emangnya patokan nyaman itu apa, sih?" "Pada akhirnya, yang kita butuhkan adalah seseorang yang bisa bisa kita ajak bicara tentang apapun." Warning 18+ Sama sekali BUKAN cerita erotis, tapi membutuhkan kebijakan bagi yang membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines